posaceh.com, Blangkejeren – Memasuki Ramadhan ke 14 pemandangan yang kerap dijumpai adalah membludaknya jumlah penjual takjilan. Mereka adalah yang sehari-harinya biasa berdagang makanan,dan ada pula yang pedagang musiman itu sering kita lihat berjejer dipinggiran jalan raya baik di jalan Kota Blangkejeren maupun dipinggir jalan Kutapanjang dan pinggir jalan Desa Pengkala hingga ke simpang Badak.
Salah satu yang sering kita lihat dan ditemukan di pusat Kota Blangkejeren dan tak sedikit yang melihat peluang rezeki dengan berjualan takjilan selama bulan Ramdhan ini. Abdul Aman Jul (33) warga Blangkejeren misalnya. Ia berdagang takjilan dengan menggunakan becak roda tiga,sekaligus menyediakan kursi dan meja plastik bagi para pengunjung yang akan berbuka puasa.

“Bukan hanya takjil yang saya jual disini,bahkan segala makanan kita sediakan disini dan tergantung selera para pengunjung,” kata Abdul Aman Jul,saat ditemui, Sabtu (16/4/2022) sore.
Lanjut Abdul, dirinya bersama istrinya sengaja membuka dagangan ini di Kota Blangkejeren,karena tempat ini pusatnya masyarakat berbelanja menjelang buka puasa. Dan keuntungan yang diraup Abdul pun berpariasi? Saat ditanya mengenai hal itu,Abdul mengaku penghasilannya bisa dua kali lipat jika dibandingkan hanya berjualan di tempat tinggalnya.
“Jika bejualan di pusat kota Blangkejeren ini omset lumayanlah,jika hari biasa saya dan istri bisa mencapai omset 1 hingga 1,5 juta,tapi jika di kediaman kami paling bisa menghasilkan 300 hingga 350 Ribu saja,tapi tahun ini kami berjualan di pusat kota ini yah lumayanlah untuk belanja persiapan untuk baju anak-anak lebaran nanti,” tutup Abdul mengahiri. (KG)











