Pemkab Aceh Besar

394 JCH Aceh Besar Ikut Bimbingan dan Manasik Haji 2024

1303
×

394 JCH Aceh Besar Ikut Bimbingan dan Manasik Haji 2024

Sebarkan artikel ini
Kakankemenag Aceh Besar H Saifuddin SE sedang memberikan arahan dan bimbingan kepada JCH pada pembukaan manasik haji 2024, yang berlangsung di Masjid Al-Faizin Kecamatan Darul Imarah, Lampeuneurut, Aceh Besar, Senin (22/04/2024). FOTO/ DJ88

posaceh.com, Kota Jantho – Sebanyak 394 Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Aceh Besar yang akan berangkat ke Tanah Suci Mekkah Al-Mukarramah Arab Saudi mengikuti bimbingan manasik Haji di Masjid Al-Faizin Kecamatan Darul Imarah, Lampeunerut, Aceh Besar, yang dibuka Pj Bupati Aceh Besar diwakili Asisten I Sekdakab Aceh Besar Farhan AP, Senin (22/04/2024).

“Ya, hari ini sebanyak 394 jamaah haji Aceh Besar ikut bimbingan dan manasik haji, karena JCH dari Aceh Besar akan berangkat pada tanggal 29 Mei 2024 dan masuk kelompok terbang (Kloter) pertama Aceh, sisanya tergabung dalam kloter 06 yang berangkat Senin 3 Juni 2024,” sebut H Saifuddin SE, Darul Imarah, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Aceh Besar, saat pembukaan manasik haji Aceh Besar,

Saifuddin menyampaikan pelaksanaan bimbingan manasik haji di Kabupaten Aceh Besar akan digelar pada Senin-Selasa (22-23 April 2024) bertempat di Masjid Al-Faizin Lampeuneruet, Kecamatan Darul Imarah.

“Bimbingan manasik kita mulai pukul 08.00 sampai selesai. Kita harapkan semua jamaah bisa mengikuti bimbingan dengan baik,” katanya.

Ia menjelaskan, bimbingan dan manasik haji menjadi kewajiban Kemenag secara nasional dan ini melekat.

394 JCH sedang mengikuti bimbingan manasik haji Kabupaten Aceh Besar tahun 1445 H/2024, yang berlangsung di Masjid Al-Faizin Kecamatan Darul Imarah, Lampeuneurut, Aceh Besar, Senin (22/04/2024). FOTO/ DJ88

“Manasik haji sangat penting, sebab saat jemaah calon haji (JCH) pindah lokasi dari tanah air ke Arab Saudi, tentu butuh pemahaman matang karena beda kondisi alam,” katanya.

Ia menyebutkan, kondisi Aceh dengan Arab Saudi jauh beda. Maka perlu bejalar sungguh-sungguh, harus pahami supaya tergambar kondisi di tanah suci dan asrama. Ini penting supaya nanti saat ada masalah mudah ditangani.
“Mohon ikuti secara maksimal, supaya semua JCH paham yang disampaikan oleh pemateri,” tuturnya

Ia meminta kepada jamah calon haji (JCH) agar menjaga kekompokan, jaga etika, tunjukkan orang Aceh Besar itu santun. Jangan buat nama baik Aceh Besar buruk.
“Doakan kami yang tinggal di tanah air dan doakan Indonesia selalu jaya serta sejahtera, terkhususnya untuk kemajuan Kabupaten Aceh Besar,” pungkasnya. (Dj88)