Pemkab Aceh Besar

Momentum HAB, Kemenag Aceh Besar Santuni 78 Anak Yatim di Pulo Aceh

1192
×

Momentum HAB, Kemenag Aceh Besar Santuni 78 Anak Yatim di Pulo Aceh

Sebarkan artikel ini
Kakankemenag Aceh Besar, H Saifufddin SE saat menyerahkan santunan anak Yatim di Masjid Al Mukarramah Lampuyang, Pulo Aceh, Jumat (29/12/2023) FOTO/ HUMAS KEMENAG ACEH BESAR

posaceh.com, Kota Jantho – Hari jumat tanggal 29 Desember 2023 merupakan jumat terakhir dalam tahun ini, bebarapa hari lagi akan memasuki tahun baru 2024.
Untuk masyarakat Pulo Breuh Kecamatan Pulo Aceh yang mendiami 12 gampong terasa istimewa dengan kehadiran tim dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar.

Kehadiran tim ini bukan untuk berkarya wisata atau refreshing sebagai mana di lakukan oleh sebagian masyarakat pada saat liburan menjelang akhir tahun. Tim Kemenag membawa misi mulia dengan serangkaian kegiatan sosial dan keagamaan. Salah satu kegiatan utama adalah penyerahan santunan untuk 78 anak yatim/fakir miskin yang di laksanakan setelah shalat jumat.

Di samping itu Kemenag Aceh Besar membawa 6 khatib dan imam untuk mengisi kegiatan ibadah jumat pada 6 masjid yang ada di Pulo Breuh. Tercatat beberapa khatib andalan yang biasanya mengisi jadwal jumat di berbagai masjid di Aceh Besar yaitu Tgk H Akhyar MAg, Drs Tgk Saiful Mar, Tgk Mahdi SAg, Tgk Ahmad Sumandi, Drs Tgk Suriadinata dan Tgk H Agus Suardi SAg.

Adapun 6 masjid yang terdapat di Pulo Breuh yaitu Masjid Al Mukarramah Lampuyang, Masjid Baitul Kiram Seurapong, Masjid Babul Ibad Gugop, Masjid Baitul Abid Meulingge, Masjid Baitul Amin Lapeng dan Masjid Babussa’adah Rinon.
Kehadiran tim khatib jumat sangat di nantikan oleh masyarakat Pulo Aceh, mengingat terbatasnya tenaga da’i yang ada di pulau terluar tersebut.

Menurut Kepala Kankemenag Aceh Besar H Saifuddin SE, serangkaian kegiatan yang di laksanakan di Pulo Breuh dan Pulo Nasi merupakan bentuk komitmen dan kepedulian keluarga besar Kementerian Agama dalam momentum hari amal bakti (HAB) ke 78 untuk ikut membangun dan memajukan Pulo Aceh, terutama meningkatkan SDM dan syiar keagamaan yang lebih maksimal.(Abrar)