Daerah

Diamuk Gajah Liar, Warga Geumpang DiLarikan Ke Rumah Sakit

1837
×

Diamuk Gajah Liar, Warga Geumpang DiLarikan Ke Rumah Sakit

Sebarkan artikel ini
Salah seorang pawang hutan Nurman bin Cut (78) warga Gampong Leupu Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie, menjadi korban amuk gajah liar sedang dirawat di rumah sakit Chik Ditiro Sigli, Minggu (26/11/2023). FOTO/ KIRIMAN ANGGOTA RAPI PIDIE

posaceh.com, Sigli – Salah seorang pawang hutan Nurman bin Cut (78) warga Gampong Leupu Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie, menjadi korban amuk gajah liar saat penggiringan tiga ekor gajah liar menuju kawasan kehutan Geumpang.

Pawang hutan melakukan pengiringan gajah liar dari pukul 09.00 WIB bersama 30 rombongan sehingga Pukul 13.00 WIB bertempat di Perkebunan Masyarakat Dusun Dayah Baro Gampong Leupu kecamatan Geumpang, Pidie, Minggu (26/11/2023).

Menurut keterangan Anggota Radio Antar Penduduk (RAPI) Pidie Mulyadi Saputra dengan callsin ALH mengatakan, peristiwa itu terjadi saat Nurman Bin Cut bersama puluhan warga lainnya sedang melakukan penggiringan kawanan tiga ekor gajah liar dari kawasan perkebunan warga ke dalam hutan Geumpang.

“Mereka sedang melakukan penggiringan, satu ekor gajah liar diantaranya, tiba-tiba berlari menuju kumpulan warga, lalu menyerang Nurman menangkap Nurman dengan belalainya,” kata Mulyadi.

Kemudian Gajah tersebut berlari membawa Nurman dengan belalainya sejauh 30 meter. Beruntung Nurman ditemukan warga dengan kondisi terduduk di kawasan perkebunan milik warga lalu korban dievakuasi ke Puskesmas Geumpang untuk dirawat tim medis.

Mulyadi menyebutkan, sekitar 13.30 WIB korban ditemukan oleh rekannya dalam keadaan terduduk di perkebunan kemudian korban segera di evakuasi ke Puskesmas Geumpang untuk mendapatkan pertolongan pertama. Sekira pukul 16.00 Wib korban di rujuk ke Rsud Chik Ditiro Sigli.

“Hasil pemeriksaan luar oleh pihak Puskesmas Geumpang Akibat kejadian tersebut korban mengalami nyeri dada,nyeri punggung, nyeri perut bawah, nyeri pada saat bernafas dan mengalami bengkak pada bagian punggung akibat benturan Tidak ditemukan luka pada korban,” sebut Mulyadi.

Kegiatan Penggiringan dihentikan pada pukul 14.00 wib untuk sementara waktu sampai adanya pemberitahuan lanjut,untuk tiga Ekor gajah masih berada di perkebunan Masyarakat, Situasi berlangsung aman dan baik. (Harmadi)