Pemkab Aceh Besar

Wakili Pj Bupati, Sekdakab Aceh Besar Hadiri Rapat Tindak Lanjut PKA VIII

1544
×

Wakili Pj Bupati, Sekdakab Aceh Besar Hadiri Rapat Tindak Lanjut PKA VIII

Sebarkan artikel ini
Sekdakab Aceh Besar, Drs. Sulaimi, M.Si menghadiri Rapat Tindak Lanjut PKA-8 di Gedung Serba Guna Pemda Aceh, Banda Aceh, Jumat (27/10/2023). FOTO/ BEDU SAINI

posaceh.com, Kota Jantho – Mewakili Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto S.STP, MM, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Aceh Besar, Drs. Sulaimi, MSi, menghadiri rapat lanjutan persiapan Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8 yang digelar di Komplek Taman Ratu Safiatuddin pada tanggal 4 hingga 12 November 2023 mendatang. Rapat tersebut digelar di Gedung Serbaguna Sekretariat Daerah Aceh, Banda Aceh, Jum’at (27/10/2023).

Usai rapat Sulaimi menyampaikan bahwa rapat hari ini membahas kesiapan kontingen dan dukungan kotingen untuk mendukung gerakan Go Green (ramah lingkungan).
Dimana para pengunjung diimbau melakukan aktivitas yang ramah lingkungan saat berada di arena PKA. “Pengunjung diminta membawa tumbler atau botol minuman sendiri dari rumah. Tak perlu khawatir kehabisan air minum, nantinya di setiap sudut lokasi PKA bakal disediakan water station gratis,” ujarnya.

Selanjutnya Sulaimi mengatakan, peserta kontingen juga diharapkan agar mengimbau kepada para pengunjung untuk membawa totebag atau kantong belanja jika ingin membeli sesuatu di lokasi PKA. Langkah ini diperlukan agar bersama-sama meminimalisir penggunaan sampah plastik.

“Di sejumlah tempat dalam lokasi PKA-8 termasuk anjungan Aceh Besar nantinya juga bakal disediakan tong sampah sesuai dengan jenis sampahnya, baik organik maupun non-organik. Pengunjung diminta bekerja sama menjaga perhelatan kebudayaan terbesar di Aceh itu dengan tidak membuang sampah sembarangan, jadi bagi masyarakat Aceh Besar yang ingin mengunjungi PKA diharapkan dapat menjaga kebersihan lingkungan, terutama kebersihan lingkungan anjungan Aceh Besar,” ujar Sekda Aceh Besar.

Selain itu Sulaimi mengatakan rapat juga membahas kesiapan lokasi dan jadwal pelaksanaannya seperti lokasi Taman Ratu Safiatuddin yang akan digelar pembukaan, pameran, perlombaan seni, festival kuliner dan penutupan, sedangkan di Area Blang Padang diadakan Pawai jalan kaki dan kanduri budaya dan Pameran pembangunan, di Aliran Krueng Aceh diadakan pawai kapal hias, di Anjong Mon Mata disiapkan untuk Jamuan makan malam, sedangkan di Amel Hotel Convetion Hall dikhususkan untuk Festival busana, di Hermes Palace Hotel akan digelar Pembukaan seminar internasional dan business matching, di Kampus UIN Ar-Raniry & Universitas Syiah Kuala (USK) akan digelar Seminar internasional, di Area Krueng Lamnyong diadakan Lomba permainan rakyat, di Museum Aceh nanti digelar Festival adat budaya dan Lomba permainan rakyat, di Taman Seni Budaya akan digelar Pameran foto budaya dan Pertunjukan / perlombaan seni, sedangkan di Aceh Besar (Gampong Baet Lampuot) akan digelar Khaduri Blang (Aceh Besar) dan di Kota Banda Aceh (Gampong Jawa, area 0 (Nol) Km) akan digelar Khaduri Laot (Banda Aceh) serta di Pendopo Wali Nanggroe juga digelar Anugerah Budaya.

“Dan kita Aceh Besar dari segi anjungan di lokasi Taman Ratu Safiatuddin kesiapannya sudah mencapai 80 persen, dan sisa 20 persennya akan kita selesaikan dalam sisa waktu beberapa hari ini, Insya Allah tanggal 1 November nanti anjungan Aceh Besar sudah sempurna,” jelas Sulaimi.

Untuk peserta lomba, kata Sulaimi mereka sudah siap tampil maksimal dan sudah siap mengikuti setiap perlombaan yang diadakan pada PKA ke-8 tahun 2023 ini.
“Para peserta kesiapannya sudah maksimal, dan siap meraih gelar juara,” ucapnya.

Sulaimi berharap, agar nantinya Aceh Besar mampu meraih yang terbaik di PKA VIII, itu sebabnya ia meminta semua panitia dan pembina yang bertanggung jawab di bidang yang telah ditentukan agar bekerja dengan maksimal. Sehingga persiapan yang dilaksanakan berbuah hasil yang membanggakan.

“Harapannya Aceh Besar mampu meraih juara umum, panitia dan pembina diharapkan dapat menjaga kebugaran peserta lomba, agar saat perlombaan nanti para peserta lomba staminanya benar-benar fix, sehingga para peserta dapat mengikuti semua kegiatan yang diperlombakan, dan dengan demikian Kabupaten Aceh Besar mendapatkan hasil yang maksimal,” pungkas Sekda Sulaimi.(Rinaldi/*)