DaerahOlahraga

Beri Bonus Medali Kejurnas, Bachtiar Hasan Janjikan Bonus Limit PON Atletik

2085
×

Beri Bonus Medali Kejurnas, Bachtiar Hasan Janjikan Bonus Limit PON Atletik

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (Pengprov PASI) Aceh, Drs Bachtiar Hasan, M.Pd (tengah) berpose bersama atlet usai memberikan bonus. Foto : Sudirman Mansyur.

posaceh.com, Banda Aceh -Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (Pengprov PASI) Aceh, Drs Bachtiar Hasan, M.Pd menjanjikan bonus bagi atlet yang mampu mencapai limit PON.

“Saya akan memberikan bonus berkisar 2 hingga 5 juta rupiah bagi atlet yang mencapai limit PON. Limit PON dicapai tidak mesti pada kejuaraan, dalam latihan bisa mencapai limit PON kita berikan bonus,” kata Bachtiar pada pemberian bonus atlet yang meraih medali di kejuaraan nasional (Kejurnas) awal Agustus lalu di Semarang, Jawa Tengah di suatu caffee elit di kawasan Batoh, Banda Aceh baru-baru ini.

Pada Kejurnas di Semarang, sebanyak 24 atlet Aceh ikut berlomba dan meraih dua medali emas dan dua medali perak.

Atlet yang meraih medali emas yaitu Wildatul Husna, nomor lari gawang putri 400 meter dengan catatan waktu 1,9 menit.
Cut Sahra Nazwa, lompat tinggi dengan rekor 1,54 meter.

Dua medali perak diraih Maulidia Ariska dari lompat jauh putri dengan rekor 5,37 meter
Tajul Huzari dari lompati tinggi putra dengan rekor 1,85 meter.

Atlet yang meraih medali emas, masing-masing mendapat bonus Rp 1 juta dan medali perak masing-masing Rp 600 ribu dari Bachtiar yang juga Ketua Pelatda 2022 persiapan PON XXI/2024 Aceh – Sumatera Utara.

Bachtiar meminta para atlet terus tekun dan disiplin berlatih serta patuh ikuti intruksi pelatih. “Latihan yang rajin dan disiplin kunci mencapai prestasi,” ujar.

Katanya pemberian bonus ini sebagai bentuk terima kasih serta motivasi atlet agar terus tekun, serius, semangat dan disiplin berlatih.

Sementara itu Ketua Harian PASI Aceh, Saifuddin ZA, SPd, M.Pd berharap para atlet dapat bersungguh-sungguh berlatih untuk meraih prestasi.

24 atlet atletik Aceh di Kejurnas berlomba pada nomor lari sprint, menengah, jauh. Lompat tinggi, lompat jauh, lempar lembing, cakram dan tolak peluru.

Bachtiar menyebutkan, selama menjalani latihan dan mengikuti Kejurnas para atlet ditangan tiga pelatih yaitu Fadli Ansyari Lubis, Syahrial dan Firman. Pada Kejurnas nanti tim atletik Aceh akan dimanejeri Hamdani yang juga pelatih PASI Aceh.

Dikatakannya, pengiriman atlet atletik Aceh yang terbilang banyak ke Kejurnas tahun ini juga sebagai ajang persiapan menghadapi PON XXI Aceh-Sumut.

“Pada PON XXI cabang atletik diperlombakan di Sumatera Utara. Sebagai tuan rumah PON bersama, kita bisa langsung ikut semua nomor yang diperlombakan, meski ada atlet di nomor tertentu belum mencapai limit PON,” ujarnya.

Begitupun, katanya, PASI Aceh terus berupaya mempersiapkan atlet untuk semua nomor yang diperlombakan bisa mencapai limit PON, sehingga memiliki peluang meraih medali.

Katanya, pembinaan maksimal terus dilakukan, sehingga atlet pada nomor lainnya dari lari sprint, menengah, jauh, lompat jauh, lompat tinggi, lempar lembing, cakram dan tolak peluru bisa meraih medali emas mengikuti jejak Fuad Ramadhan yang meraih medali emas di nomor lari 400 meter PON XIX/2016 Jabar dan PON XX/2021 Papua.

Seperti diketahui pada cabang atletik, Aceh memiliki atlet peraih medali emas pada PON yaitu atlet lempar lembing,Taty Ratna Ningsih yang berturut meraih medali emas

PON XI/1984, PON XII/1989, XIII/1993 di Jakarta. Atlet lompat tinggi, Syahrial yang meraih medali emas pada PON XVII/2008 di Kalimantan Timur. Fuad Ramadhan lari 400 meter meraih medali emas PON XIX/2016 Jawa Barat, PON XXI/2021 Papua. (Sudirman Mansyur).