News

Istiqlal Masjid Ramah Lingkungan Pertama di Dunia

1761
×

Istiqlal Masjid Ramah Lingkungan Pertama di Dunia

Sebarkan artikel ini
Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar menerima sertifikat EDGE (Excellence in Design for Greater Efficiencies) pada acara serah terima sertifikat EDGE di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (6/4/2022). Masjid Istiqlal menjadi tempat ibadah pertama di dunia yang mendapatkan sertifikat final dari sistem EDGE. - (Prayogi/Republika.)

posaceh.com – JAKARTA – Masjid Istiqlal dinobatkan sebagai tempat ibadah ramah lingkungan pertama di dunia yang mendapatkan sertifikat Excellence in Design for Greater Efficiencies (EDGE). Sertifikat itu diberikan karena renovasi yang telah dilakukan membuat Masjid Istiqlal mampu menurunkan jejak karbon secara signifikan.

EDGE adalah sistem sertifikasi bangunan hijau yang dikembangkan oleh International Finance Corporation (IFC). EDGE memberikan solusi teknis untuk mengadaptasi proyek konstruksi dengan standar bangunan hijau dan menghasilkan lingkungan serta keuangan yang positif.

Hingga saat ini, EDGE telah menyertifikasi lebih dari 1,6 juta meter persegi luas bangunan di Indonesia, mengurangi emisi karbon sebanyak 48 ribu ton per tahun, yang setara dengan menanam sekitar 800 ribu pohon.

Sebelumnya, Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI), Green Building Council (GBC) Indonesia, dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bermitra dengan IFC yang merupakan anggota kelompok Bank Dunia. Mereka bekerja sama untuk merenovasi beberapa bagian dari Masjid Istiqlal dengan menambahkan fitur ramah lingkungan yang akan meningkatkan efisiensi air dan energi dari bangunan ikonik tersebut.

Pekerjaan yang dilakukan di Masjid Istiqlal tidak hanya dilihat sebagai respons terhadap upaya memerangi perubahan iklim, tetapi juga sebagai contoh yang akan mendorong penerapan praktik desain bangunan hijau di Indonesia dan di tempat lain.

Imam Besar Masjid Istiqlal Prof KH Nasaruddin Umar mengatakan, sangat penting bagi umat Islam untuk mewujudkan masjid hijau yang ramah lingkungan guna meningkatkan kualitas ibadah serta menghormati kepemimpinan Rasulullah SAW yang sangat peduli terhadap alam. Oleh sebab itu, pembangunan kembali dan merevitalisasi peran masjid sebagai pusat pencerahan pelestarian lingkungan menjadi salah satu prioritas.

“Kami merasa sangat terhormat dapat menjadi masjid pertama di dunia yang mendapatkan sertifikasi Final EDGE,” kata Kiai Nasaruddin melalui pesan tertulis usai acara seremonial serah terima sertifikat EDGE Masjid Istiqlal, di Masjid Istiqlal, Rabu (6/4/2022).

Nasaruddin mengatakan, pencapaian ini merupakan bukti nyata dari komitmen Masjid Istiqlal untuk mendukung kelestarian lingkungan, baik di kawasan Masjid Istiqlal maupun di seluruh negeri.

Nasaruddin menjelaskan, Masjid Istiqlal menggunakan cat reflektif untuk atap dan dinding bagian luar, pencahayaan hemat energi di ruang internal dan eksternal, pengukur energi pintar (smart energy meters), dan panel surya yang akan mencakup lebih dari 13 persen konsumsi listrik. Hal ini diharapkan membuat Masjid Istiqlal mampu menghemat energi hingga 23 persen.

Selain itu, kata Nasaruddin, Masjid Istiqlal menggunakan keran air beraliran rendah, pengolahan dan daur ulang air buangan, serta langkah-langkah efisiensi lainnya. Secara keseluruhan, konsumsi air akan berkurang sebanyak 36 persen.

Nasaruddin dalam kesempatan tersebut juga mengajak jamaah untuk sama-sama menciptakan “kehijauan” di dalam pikiran dan hati.

“Tidak akan ada artinya penghijauan seperti yang kita saksikan sekarang ini kalau tidak didukung oleh pemikiran para insan Masjid Istiqlal. Tidak ada artinya kita bicara penghijauan kalau hati para insan Masjid Istiqlal tidak hijau,” ujar Nasaruddin.(Republika.id)