posaceh.com, Blangkejeren – Belum hilang ingatan saat kebakaran lahan Sere melanda wilayah Kabupaten Gayo Lues beberapa waktu lalu, kini peristiwa itu kembali terjadi di Dusun Penupi Desa Gele Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues. Lebih kurang 1 Hektar lahan Sere masyarakat dusun penupi desa Gele kecamatan Blangkejeren Gayo Lues ludes dilalap sijago merah. Kejadian kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 18,15. WIB, Minggu (27/3/2022).
Untuk memadamkan api, pihak Dinas Pemadam kebakaran dan penyelamatan (DPKP) Kabupaten Gayo Lues mengerahkan enam anggota dan satu mobil Damkar hingga api betul-betul padam. Dalam insiden tersebut api dapat dipadamkan sekitar pukul 19,05. WIB dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kepala Dinas Pemadam kebakaran dan penyelamatan (DPKP) Kabupaten Gayo Lues Suprinadi SSTP MAP melalui Kabid Pemadam kebakaran penyelamatan dan sarana prasarana DPKP Gayo Lues Sufianto ST mengatakan kebakaran tersebut terjadi di Dusun Penupi Desa Gele berdekatan dengan lahan kuburan umum dan kejadian kebakaran itu api bersumber Ari puting rokok.

“Kejadian kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 18,15 WIB dan Alhamdulillah api dapat kita padamkan sekitar pukul 19,05. Wib dan dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa hanya saja kerugian diperkirakan puluhan juta rupiah,” jelas Sufianto
Pada kesempatan itu, Ia menghimbau kepada masyarakat khususnya para petani Sere, saat ini cuaca lagi panas angin kencang dan dimohon kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati serta terus waspada baik dilahan perkebunan maupun di rumah sendiri agar berhati- hati.
“Saya sekali lagi menghimbau kepada masyarakat baik yang berada di ladang maupun yang berada dirumah,agar selalu waspada,saat ini daerah Gayo Lues cuaca lagi panas dan angin kencang dan dimohon puting rokok jangan sembarang buang ke lahan Sere,itu bisa mengakibatkan Sere terbakar,apalagi dalam keadaan tidak dimatikan. Dan dalam kejadian ini masyarakat agar lebih berhati-hati lagi,nah sekarang jika sudah begini siapa yang rugi kan petani sendiri akibat kelalaiannya,” tutupnya. (KG)











