Internasional

Zelenskyy Akui Ukraina Harus Menerima untuk Tidak Gabung NATO

1702
×

Zelenskyy Akui Ukraina Harus Menerima untuk Tidak Gabung NATO

Sebarkan artikel ini
volodymyr zelenskyy. ©AFP

posaceh.com, Kiev – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam pesan videonya kemarin kepada para Pasukan Ekspedisi Gabungan pimpinan Inggris mengatakan, Ukraina harus menerima bahwa mereka tidak akan menjadi anggota NATO.

“Sudah jelas Ukraina bukan anggota dari NATO, kami paham ini. Selama bertahun-tahun kami mendengar bahwa pintu sudah terbuka tapi kami juga mendengar bahwa kami tidak akan masuk ke pintu itu dan kebenaran ini harus diakui,” kata Zelenskyy, seperti dilansir laman the Independent, Rabu (16/3/2022).

Sehari sebelum Rusia menggempur Ukraina, Presiden Vladimir Putin meminta jaminan bahwa Ukraina tidak akan menjadi anggota NATO. Moskow sudah berulang kali menyampaikan tuntutan itu sejak pasukannya memasuki Ukraina. Rusia juga meminta Kiev untuk menandatangani kesepakatan untuk netral dan mengakui kemerdekaan wilayah republik pro-Rusia di sebelah timur.

Ukraina kerap meminta NATO memberikan perlindungan selama perang, terutama dalam bentuk aturan larangan terbang, tapi baru kali ini Zelenskyy mengakui Kiev tidak akan bergabung dengan NATO.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson melalui juru bicaranya mengatakan,”Yang penting bagi pemerintah Ukraina adalah menentukan apa yang terbaik bagi kalian. Jangan sampai mengambil keputusan atas dasar paksaan.

“Tentu kami ingin solusi damai tercapai tapi itu harus dalam konteks yang disetujui pemerintah Ukraina dan mereka tidak boleh dipaksa melakukannya. Bagi perdana menteri, keanggotaan NATO adalah hak negara demokratis, tapi silakan tiap negara yang memutuskan.”

Perkembangan terbaru dari Ukraina muncul seiring pembicaraan damai antara Rusia dan Ukraina dilanjutkan dan sejumlah pemimpin Eropa menemui Zelenskyy di Kiev menggunakan kereta. (merdeka.com)