DaerahOlahraga

KONI Aceh Monev Latihan Atlet Pelatda PON

2320
×

KONI Aceh Monev Latihan Atlet Pelatda PON

Sebarkan artikel ini
FOTO/ KIRIMAN BACHTIAR HASAN Ketua Pelatda KONI Aceh Drs Bachtiar Hasan MPd, melakukan Monev langsung latihan atlet Pelatda Desentralisasi di daerah domisili atlet yang masuk perioritas satu Pelatda PON 2020 di Kota Langsa. Pada Monev turut didampingi Ketua KONI Kota Langsa Ir Djufri MT, Jumat (12/6/2020)

POSACEH.COM, BANDA ACEH – Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh tinjau langsung latihan para atlet Pemusatan latihan daerah (Pelatda) untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di Papua.

Monev dilakukan Tim KONI Aceh langsung ke tempat latihan atlet Pelatda Desentralisasi di daerah domisili para atlet dari 15 Cabang Olahraga (Cabor) yang masuk perioritas satu Pelatda yang telah dimulai sejak Februari 2020 dan nanti mulai 19 Juni masuk sentralisasi sampai Desember 2020.

“Jadi Monev ini kita lakukan untuk memastikan apakah atlet yang melaksanakan latihan di wilayahnya masing-masing tersebut berjalan sesuai laporan yang diterima oleh KONI Aceh,” kata Drs H Bachtiar Hasan MPd, Ketua Pelatda KONI Aceh kepada Pos Aceh, melalui pesan whatapp (WA, Jumat (12/6/2020) yang mengaku berada di Kota Langsa.

Menurutnya, Monev penting dilakukan dimana selain untuk melihat langsung sejauh mana perkembangan hasil latihan para atlet selama masa pandemi virus Corona atau Covid-19 melanda juga Aceh.

“Banyak daerah yang harus dikunjungi karena jumlah atlet yang melaksanakan latihan di wilayah domisili masing-masing. Kita ingin lihat langsung kegiatan program latihan yang dilaksanakan pelatih, apakah program tersebut berjalan atau tidak dan sesuai program Pelatda KONI Aceh,” ujar Bachtiar Hasan.

Diterangkan, Bachtiar Hasan, Tim Monev KONI Aceh meninjau atlet Pelatda PON Aceh yang tersebar di 13 kabupaten/kota. Adapun daerah yang dikunjungi oleh tim Monev KONI Aceh dibagi 4 tim, dimana untuk Kabupaten Pidie, Pidie Jaya dan Bireun, yang dikoordinir oleh Teuku Rayuan Sukma SSos.

Wilayah Kota Lhokseumawe, Aceh Timur, Kota Langsa dan Aceh Tamiang, langsung dikoordinir oleh Ketua Pelatda PON Aceh Drs Bachtiar Hasan MPd. Sedangan untuk wilayah tengah, yaitu Bener Meriah, Aceh Tengah dan Gayo Lues, dikoordinir Sekum KONI Aceh M Nasir Syamaun MAP

Sementara untuk wilayah barat meliputi, Aceh Jaya, Aceh Barat dan Kota Subulussalam, dikoordinir oleh Ir H Faisal Saifuddin. “Dalam setiap tim Monev turut didampingi seorang dokter untuk cek kesehatan para atlet Pelatda desentralisasi KONI Aceh,” ungkap Bachtiar Hasan yang juga Dosen FKIP Unsyiah.

Lebih jauh, Ketua Pelatda PON Aceh, menyebutkan 15 Cabot dimana atlet melakukan latihan, antara lain, muaythai, sepak bola, anggar, tarung derajat, kempo, panahan, taekwondo, panjat tebing, renang, menembak, pencak silat, bliar, angkat besi, atletik dan whusu.

Sementara itu, Sekretaris Pelatda PON Papua, KONI Aceh, Dr Mansur MKes, secara terpisah menambahkan bahwa dari sejumlah atlet yang di Monev oleh tim masih sesuai standar, namun karena Covid-19 masih diperlukan penanganan yang lebih extra terutama menyangkut kondisi fisik dan butuh segera mungkin untuk dilaksanakan sentralisasi.
“Karena melalui latihan yang terpusat akan dapat dibenahi seluruh komponen pendukung prestasi seperti, fisik, keterampilan, charakter building, dan indikator pendukung lainnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dosen FKIP Unsyiah itu, menerangkan bahwa monitoring dan evaluasi yang sudah dilaksananakan merupakan barometer awal dalam mempersiapkan program latihan yang akan dirumuskan dan dilaksanakan saat centralisasi nantinya untuk 15 cabang olahraga perioritas satu.(MarDG/*)