Olahraga

Doni Juru Parkir Suka Event Catur Hybrid Media POS ACEH

2505
×

Doni Juru Parkir Suka Event Catur Hybrid Media POS ACEH

Sebarkan artikel ini

posaceh.com, Banda Aceh –  Seorang pecatur Banda Aceh, Doni Alvino merasa senang bisa mendaftar ikut turnamen terbuka catur hybrid memeriahkan hari ulang tahun (HUT) ke-9 Media Pos Aceh yang akan digelar 18 Desember 2021.

Pria yang akrab disapa Doni di kalangan para pecatur di Aceh ini, memang dikenal suka dan senang mengikuti turnamen catur terbuka, online dan hybrid tingkat lokal maupun nasional.

“Saya senang bisa ikut turnamen catur hybrid Media Pos Aceh. Dari dulu saya memang suka ikut-ikut turnamen,” ujar pecatur disabilitas ini secara tertulis kepada posaceh.com, Senin (13/12/2021).

Karena antusiasnya, Doni pun merupakan peserta pertama yang mendaftarkan diri ikut event catur hybrid Media Pos Aceh.

Doni dikenal rajin mengikuti turnamen yang diadakan di Aceh dan provinsi lainnya di Sumatera serta Pulau Jawa, dengan biaya sendiri.

Pecatur yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir di kawasan ruas Jalan KH Ahmad Dahlan, Banda Aceh ini, sering menempati ranking yang mendapatkan hadiah dari berbagai event yang diikutinya.

Sebagai pecatur, Doni juga pernah mencatat prestasi terbaik di tingkat nasional, meraih medali perak pada pekan olahraga penyandang cacat nasional (Porcanas) sekarang pekan paralimpik nasional (Peparnas) di Samarinda, Kalimantan Timur 2007.

“Saya siap bertanding dan mengalahkan setiap lawan yang dihadapi. Saya berusaha bisa masuk peringkat yang dapat hadiah,” ujar Doni.

Doni merasa senang, Media Pos Aceh mengadakan turnamen terbuka catur hybrid, sehingga semua atlet catur bisa mendaftar ikut bertanding.

Hadir Secara Fisik

Sementara itu, Teknisi Turnamen, Dian Maulana SIP, WNP, PNP menyebutkan, pada turnamen Catur Hybrid ini peserta harus hadir secara fisik di arena pertandingan. Bertanding secara online mengunakan peralatan handphone android, tablet dan laptop dengan platform aplikasi lichess.

Ia menjelaskan, pertandingan akan digelar, Sabtu, 18 Desember 2021. Dimulai pukul 21.00 WIB dan turnamen berlangsung selama dua jam, selesai dan langsung pembagian hadiah kepada para pemenang.

“Sedangkan lokasi atau tempat akan kita tentukan sehari menjelang pertandingan dan akan kita sampaikan pada saat tehnikal meeting secara online di grup WhatsApp (WA) peserta,” sebut Dian yang juga wasit nasional pratama (WNP) ini.

Dijelaskannya, pertandingan catur kilat 5 menit, sistim Swiss 9 babak, dengan menggunakan platform aplikasi lichess. Pendaftaran sudah dibuka dan gratis. Pendaftaran ditutup 17 Desember 2021.

Syarat Mendaftar

Syarat mendaftar yakni menshare/posting link berita tentang turnamen catur heybrid HUT ke-9 Media Pos Aceh yang dimuat di posaceh.com ke salah satu media sosial (Medsos) milik pribadi yaitu facebook, instalgram, twitter, telegram, status WA, lalu screenshoot dan kirim ke nomor WhatsApp (WA) panitia 082339821496/0816346522. Beserta nama lengkap, akun lichess dan domisili.

Sebelum mendaftar, calon peserta lebih dulu mengkonfirmasi/menghubungi panitia di nomor WA tersebut.

Hadiah Total Jutaan Rupiah

Sebelumnya, Ketua Pelaksana, Mariadi menyebutkan, turnamen catur hybrid semula dijadwalkan digelar 20 Oktober 2021 bertepatan hari ulang tahun ke-9 Media Pos Aceh (20 Oktober 2012 – 20 Oktober 2021)

“Turnamen catur hybrid semula kita jadwalkan digelar bertepatan HUT ke-9 Media Pos Aceh pada 20 Oktober 2021, karena event ini kita adakan untuk memeriahkan hari ulang tahun media tersebut. Namun pada jadwal bersamaan ada sejumlah kegiatan dan agenda lain yang harus dilaksanakan panitia yang juga awak redaksi, sehingga event catur itu ditunda dan siap kita dilaksanakan 18 Desember 2021,” ujarnya.

Ia mengatakan, pagelaran catur hybrid ini sebagai bentuk ikut perhatian dan ambil bagian Media Pos Aceh mendukung pembinaan olahraga catur di Aceh, dengan memanfaatkan momen HUT ke-9.

Sebutnya, turnamen catur hybrid ini menyediakan total hadiah jutaan rupiah yang akan diberikan ke pemenang peringkat 1 hingga 15. Pemain putri dan yunior terbaik. (Sudirman Mansyur).