posaceh.com, Kota Jantho – Kolaborasi tiga instansi di Kabupaten Aceh Besar yakni Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan PT. Bank Aceh Syariah Cabang Jantho menggelar aksi donor darah dalam rangka memperingati hari kemerdekaan atau HUT Ke-76 RI yang dipusatkan di lapangan Bungong Jeumpa, Kota Jantho, Selasa (17/8/2021).
Kadisdukcapil Aceh Besar, Rahmad Sentosa, SSos MAP kepada awak media mengatakan, aksi kemanusiaan yang digelar dalam rangka peringatan hari kemerdekaan Indonesia merupakan upaya dalam meringankan beban masyarakat yang sedang berjuang untuk sembuh dari penyakit. “Ini merupakan tanggung jawab yang kita emban sebagai manusia dalam menolong sesama yang membutuhkan darah,” katanya.
Selain itu, Rahmad juga mengungkapkan, ditengah kondisi yang rumit akibat pandemi Covid-19 ini, banyak warga yang membutuhkan darah, sedangkan stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) sangat terbatas. “Melihat minimnya stok darah di PMI, kita terpanggil untuk melakukan aksi kemanusiaan dengan membantu PMI dalam menyediakan stok darah bagi masyarakat,” ujar Rahmad.
Tidak hanya itu, Rahmad juga menjelaskan, sebagai tanggung jawab sosial setiap masyarakat, sudah selayaknya kita semua membantu masyarakat yang ada disekelilingnya, karena jika tanggung jawab sosial sebagai manusia tidak maka kondisi ini tidak baik. “Mudah-mudahan kegiatan ini mampu menggugah insting masyarakat lainnya untuk lebih peduli kepada orang lain,” sebut Rahmad.
Lebih lanjut, Ia juga mengatakan kegiatan itu merupakan bentuk kepedulian sosial dan peningkatan imunitas dalam melawan Covid-19. “Donor darah itu, selain untuk membantu saudara-saudara kita yang sakit yang memerlukan darah, juga menyehatkan bagi yang bersangkutan. Tujuan kita menggelar kegiatan ini semata-mata untuk menjaga kesehatan, lebih peduli terhadap kondisi tubuh,” ungkapnya.
Sedangkan, Kepala Dinas Sosial Aceh Besar, Bahrul Jamil, SSos MSi, menyebutkan, kondisi hari ini membuat stok darah menipis, sebab ditengah pandemi Covid-19 sulit menemukan pendonor yang rela mendonorkan setetes darah untuk masyarakat. “Menipisnya stok darah ini akibat kesulitan menemukan pendonor yang memang rutin menyumbangkan darah untuk sesama,” ujar Bahrul Jamil yang akrab disapa BJ.
Ia menjelaskan, sebelum dilakukan pengambilan darah untuk donor, peserta terlebih dahulu harus mengikuti proses screening. Pada tahapan itu, petugas medis menanyakan sejumlah kriteria pengambilan donor darah seperti menanyakan tensi darah dan syarat-syarat lainnya. “Pada tahapan screening, kriteria khusus untuk melakukan donor darah ini ada penilaian berdasarkan anamesa usia diatas 17 sampai umur usia 65 tahun dengan berat badan diatas 45 kilogram,” paparnya.
Bj mengatakan, terkait dengan target yang akan dicapai dalam donor darah pada hari ini sebanyak 50 kantong. “Alhamdulilla aksi donor darah hari ini mendapat 57 kantong darah dari target 50kantong darah, dan darah tersebut mampu menutupi kekurangan stok darah di PMI,” pungkasnya.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Pimpinan Bank Aceh Syariah Cabang Jantho, Andri Wardani, sebagai manusia kita semua memiliki tanggung jawab sosial yang sama dalam membantu masyarakat disekitar. “Darah merupakan kebutuhan yang penting untuk disiapkan untuk masyarakat dalam melawan penyakit yang dideritanya, Jadi stok darah tak boleh sampai kosong,” ujar Andri.
Pada kesempatan itu, Andri juga mengatakan, Bank Aceh Syariah Cabang Jantho, selaku Bank milik Pemerintah akan selalu mensupport kegiatan pemerintah yang dilakukan untuk masyarakat. “Sebagai Bank milik daerah tentu kita akan mendukung kegiatan tersebut, terlebih kegiatan sosial yang dilakukan pemerintah untuk masyarakat,” sebut Andri.
Di akhir wawancara, Andri menyebutkan, bahwa Bank Aceh Syariah cabang Jantho memberikan bingkisan bagi para masyarakat yang telah bersedia mendonorkan darahnya. “Kita siapkan cinderamata, bagi warga yang sudi kiranya mendonorkan darah pada kesempatan hari ini,” pungkas Andri. (Muiz)











