POSACEH.COM, KOTA JANTHO – Hujan deras yang terus mengguyur Kabupaten Aceh Besar dan sekitarnya sejak Kamis (7/5/2020) siang kemarin hingga Jumat (8/5/2020) mengakibatkan seluruh sejumlah wilayah terendam banjir. seperti di Gampong Garot, Keutapang, dan sejumlah Gampong lainnya banjir, dan menyebabkan ratusan rumah warga terendam.
Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Aceh Besar Ir H Mawardi Ali langsung turun ke lokasi untuk melihat dambak dari banjir tersebut. Sejumlah warga yang rumah terendam banjir diarahkan untuk mengungsi. Ia juga kemudian memerintahkan camat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk membuka dapur umum.
Kunjungan Bupati Aceh Besar itu turut didampingi Dandim 0101/BS Kolonel Inf Hasandi Lubis diawali dari Gampong Garot, kecamatan Darul Imarah. Di lokasi tersebut Bupati Mawardi menyambangi rumah-rumah warga yang terendam banjir dan memastikan untuk pembuatan dapur umum maupun tempat pengungsian sementara.
Dengan berjalan kaki, Bupati bersama sejumlah pejabat terkait terus melihat sejumlah lokasi sampai halaman sekolah SD Garot, dimana tempat tersebut rencananya dibuat dapur umum sementara. Dijalan yang dilaluinya telah tergenangi banjir setinggi lutut orang dewasa.
Selanjutnya, Bupati Aceh Besar ke kawasan Vila Buana – Lampasie Geunting Kecamatan Darul Imarah dan sekitarnya yang juga digenangi banjir hingga mencapai pinggang orang dewasa.
Disana Bupati singgah di Pondok Pesantren Ma’had Darut Tahfidz Al Akhilas Aceh, dikawasan tersebut juga direncanakan akan dibuka dapur umum. Mawardi Ali langsung memintahkan camat dan keuchik setempat untuk mengevakuasi warga yang terdampak banjir dikawasan itu untuk diarahkan untuk mengungsi ke ponpes tersebut.
Bupati Aceh Besar, Ir. H Mawardi Ali mengatakan pihaknya telah memerintahkan seluruh camat untuk siaga dan menyiapkan dapur umum, tempat pengungsian dan bersama BPBD mengevakuasi warga terdampak banjir di wilayahnya masing-masing.
“Yang paling penting hari ini, menyiapkan dan tempat evakuasi, dapur umum. Kalau ada warga apalagi anak-anak, orang tua yang perlu dievakuasi sudah disiapkan perahu karet,” kata ujar Bupati Mawardi Ali didampingi Dandim 0101/BS Kolonel Inf Hasandi Lubis dan juga Kabag Humas dan Protokol Setdakab Aceh Besar, Muhajir.
Dikatakannya, banjir di kecamatan Darul Imarah bukan hanya disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur dalam dua hari ini, juga akibat luapan dari aliran sungai Krueng Daroy. Sedangkan Krueng Aceh hingga saat ini masih aman.
Untuk evakuasi, BPBD Aceh Besar, telah menyiapkan perahu karet. Terlihat, warga di kawasan Vila Buana, dievakuasi dengan perahu karet ke tempat yang lebih tinggi dan aman. Proses evakuasi dibantu anggota TNI-Polri.
Lebih lanjut, Bupati juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap siaga dan waspada, mengingat intensitas hujan masih tinggi. “Jangan anggap, redanya hujan ini, sudah aman. Tapi kita terus waspada dan siaga,” katanya.
Banjirvyang melanda sejumlah titik di kabupaten Aceh Besar telah ditangani pemerintah Kabupaten setempat dibantu TNI-Polri. Hal penting yang dilaksanakan saat ini, kata Bupati, adalah mengevakuasi warga terdampak. “Yang harus kita siapkan sekarang adalah evakuasi, tempat pengungsian dan dapur umum,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kunjungan ini, Kalaksa BPBD Aceh Besar, Farhan AP, para Camat, Keuchik, TNI-Polri dan sejumlah unsur terkait.(Ismail)











