EkbisPemko Banda Aceh

Pemerintah Pastikan Hewan Kurban dari Penyedia di Banda Aceh Sehat

1745
×

Pemerintah Pastikan Hewan Kurban dari Penyedia di Banda Aceh Sehat

Sebarkan artikel ini
Tim dokter hewan DPPKP Banda Aceh saat memeriksa kesehatan hewan kurban di lokasi peternakan penyedia, di Banda Aceh, Rabu (14/7/2021). ANTARA/HO-Humas Diskominfotik Banda Aceh

posaceh.com, banda Aceh – Tim pemantauan dan pengawasan Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kota Banda Aceh memeriksa kesehatan hewan kurban yang diperjualbelikan oleh penyedia ternak di Banda Aceh guna memastikan layak atau tidaknya disembelih.

“Pemeriksaan kali ini fokus terhadap penyedia ternak yang memperjualbelikan untuk kebutuhan kurban Hari Raya Idul Adha mendatang, dan kita pastikan sehat,” kata Plt Kepala DPPKP Banda Aceh drh Mawardi Silvakarta, di Banda Aceh, Kamis. (15/7/2021).

Pemeriksaan kesehatan hewan kurban itu bekerja sama dengan Dinas Pertanian Aceh Besar, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala (FKH-USK) dan Dinas Peternakan Provinsi Aceh.

Mawardi mengatakan, tim dokter hewan DPPKP memeriksa kesehatan hewan mulai dari sapi dan kambing dari tempat penyedia ternak sebelum diperjualbelikan atau disembelih saat hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah.

“Di sini kita lakukan pemeriksaan terhadap kesehatan ternak, dilihat semua mulai dari mata, hidung, anggota gerak sampai umur, apakah sudah layak sebagai hewan kurban,” ujarnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas juga memberikan kartu sehat dengan cara diikat pada ternak guna menerangkan bahwa hewan tersebut sudah melewati proses pemeriksaan kesehatan, dan dinyatakan sehat serta layak disembelih untuk kebutuhan kurban.

“Ini merupakan salah satu upaya Pemko Banda Aceh untuk menjamin kesehatan hewan kurban aman, sehat, utuh dan halal (ASUH), sehingga warga tidak ragu untuk mengonsumsi daging hewan kurban karena sudah diperiksa,” kata Mawardi.

Sementara itu, Kabid Pertanian dan Peternakan DPPKP Banda Aceh Zulfadhly menyampaikan, pihaknya juga telah membentuk tim pemantauan dan pengawasan terhadap kesehatan hewan kurban yang akan disembelih pada Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah. Termasuk mengawasi pada saat pemotongan kurban nantinya.

Dirinya menyebutkan, DPPKP juga telah membentuk tim pemantauan dan pengawasan yang terdiri dari 64 ASN/Non ASN, penyuluh pertanian, serta juga melibatkan 62 mahasiswa program pendidikan dokter hewan USK.

“Mereka akan bertugas mulai dari lima hari sebelum Idul Adha, dan mereka akan memantau lokasi pemotongan, memeriksa kesehatan hewan kurban yang akan disembelih,” kata Zulfadhly.

Berdasarkan data yang diperoleh DPPKP Banda Aceh, jumlah ketersediaan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah ini mencapai 1.953 ekor, dan jumlah ini terus bertambah menjelang hari raya nanti.(ant)