OlahragaOpini

Masa Depan Catur Aceh di Tangan Kingmaker Baru

2858
×

Masa Depan Catur Aceh di Tangan Kingmaker Baru

Sebarkan artikel ini
Dian Maulana, WNP, S.IP

Oleh :  Dian Maulana WNP,  S.IP.

Era globalisasi dan digitalisasi olahraga telah masuk dalam public domain serta menjadi perhatian banyak insan dan bukan lagi sebagai alat monopoli pihak tertentu.

Kemenangan dalam persaingan olahraga merupakan sebuah prestise tertinggi karena dapat dimaknai sebagai big power.

Dalam sepekan insan olahraga catur di Aceh tertuju pada Musyawarah Provinsi (Musprov) Percasi Aceh yang berlangsung di Kota Langsa 24 Juni 2021.

Mereka menanti-nanti hasil pemilihan tersebut dengan optimisme tinggi untuk masa depan catur Aceh akan kembali gemilang jika figur baru memenangi kontestasi tersebut.

Optimisme tersebut terjawab setelah Ihsanuddin MZ, SE, MM dinyatakan menang mutlak oleh pimpinan sidang pleno Musprov, setelah memperoleh 14 suara, sehingga terpilih sebagai Ketua Umum Percasi Aceh periode 2021 – 2025.

Sedangkan rivalnya Muhammad Hendrik Friasayani mantan Sekretaris Umum Percasi Aceh periode 2016 – 2020, mendapatkan 7 suara dari 21 voter yang berhak memilih.

Harapan besar insan catur Aceh kini berada di pundak Ketua Fraksi PPP DPRA ini sebagai ketua umum dan bersama-sama pengurus agar dapat menyusun grand design pembinaan olahraga catur Aceh.

Mengimplementasikan berbagai program unggulan dan terobosan kedepan serta tidak lagi terperangkap dengan pola-pola pemikiran lama.

Supaya pembinaan prestasi dapat terealisasi secara komprehensif harus ditangani secara serius dan terpantau.

Pembinaan olahraga prestasi bertujuan untuk mengembangkan atlet secara terencana, berjenjang, dan berkelanjutan melalui kompetisi untuk mencapai prestasi dengan dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Membangun strategi pembinaan olahraga catur di Aceh memerlukan waktu dan penataan sistem secara terpadu.

Penataan ini diharapkan akan memunculkan bibit-bibit atlet berpotensial. Harus dilakukan secara terpadu dan berjenjang sehingga hasil yang dicapai merupakan produk yang sangat optimal.

Kita yakin, sang Kingmaker catur Aceh yang baru, Ihsanuddin dengan segudang pengalaman, dedikasi dan prestasi di bidang kepemudaan sebagai mantan Ketua KNPI Aceh.

Di bidang olahraga sebagai mantan pengurus KONI Aceh, membantu pembangunan sarana olahraga ketika di BRR, akan mampu melangkahkan catur Aceh ke posisi prestasi di tingkat nasional dan international.

Terlebih lagi mengadapi hajatan besar olahraga, Aceh sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 bersama Sumatera Utara, kita yakin Ihsanuddin bersama-sama pengurus akan mampu menyiapkan pola rekrutmen pecatur dan pola pembinaan yang strategis untuk meraih medali emas.

Program Tambahan Gizi

Tahun 2011 Ketua Umum PB Percasi, Hashim Djojohadikusumo mencanangkan program tambahan makanan bagi atlet catur yunior, para pecatur diberikan tambahan gizi seperti susu dan kacang hijau.

Karena olahraga catur memerlukan konsentrasi yang tinggi, sehingga tanpa ketahanan fisik, kekuatan jasmani maupun mental tidak menghasilkan prestasi yang baik.

Untuk itulah para atlet catur dibutuhkan ketahanan fisik dan stamina tinggi agar dapat berkonsentrasi tinggi dan mampu bertahan dalam kompetisi yang umumnya memakan waktu yang cukup panjang. Kedepan program tersebut dapat kembali dijalankan oleh Percasi Aceh.

Apabila pola-pola tersebut dapat di implementasikan dengan baik, maka bukan mustahil ke depan Percasi Aceh akan gemilang dengan torehan prestise dan prestasi emas di kejuaraan nasional, PON XXI/2024 Aceh – Sumatera Utara dan event lainnya. Semoga!.

***
Penulis adalah Wartawan Media Pos Aceh/posaceh.com, Pelatih Catur Universitas Syiah Kuala dan Pengamat Catur Aceh. Email: dmsip@icloud.com