News

PGRI Aceh Besar Bantu Guru yang Rumah Tertimpa Pohon

1964
×

PGRI Aceh Besar Bantu Guru yang Rumah Tertimpa Pohon

Sebarkan artikel ini
FOTO/ ABI RUSYDI Plt PGRI Aceh Besar, Agus Jumaidi MPd menyerahkan bantu kepada Azizah SPd guru SD yang rumahnya tertimpa pohon, Minggu (26/4/2020)

POSACEH.COM, KOTA JANTHO – Malang tak dapat ditolak, untuk tak dapat diraih. Begitulah ungkapan yang bisa dikatakan, apa yang dialami oleh seorang guru SDN Blang Kiree, kecamatan Darul Kamal, Aceh Besar, Azizah SPd.

 

“Pada saat wabah corona melanda dan juga bertepatan dengan hari meugang puasa, Kamis (23/4/2020) sebatang pohon besar yang berada di samping rumah bu Azizah tumbang dan menimpa mobil dan teras rumah yang ditempatinya di Gampong Blang Kiree,” begitu informasi yang disampaikan Ketua K3S SD Aceh Besar, Junaidi MPd.

 

Junaidi menyampaikan informasi tersebut kepada ketua PGRI Aceh, Al Munzir SPdI MSi dan diteruskan kepada Plt PGRI Aceh Besar, Agus Jumaidi MPd.

 

Begitu menerima informasi tersebut Plt PGRI Aceh Besar, Agus Jumaidi bersama Sekretaris PGRI, Munadi MPd dan Ketua K3S SD, Junaidi MPd, dan Jubir Covid-19 Tingkat Sekolah, Rusydi SAg, Minggu (26/4/2020) sore mengunjungi rumah guru yang ditimpa musibah dengan membawakan sedikit bantuan sembako untuk meringankan beban yang diderita ibu Azizah tersebut.

 

Agus Jumaidi di sela penyerahan bantuan yang diterima oleh Azizah yang berusia 58 tahun itu didampingi suaminya, mengatakan bantuan ini merupakan kepedulian PGRI Aceh Besar kepada guru yang ditimpa musibah. “Bantuan yang tak seberapa ini mudah-mudahan dapat membantu meringankan beban ibu tersebut,” ungkapnya.

 

Azizah SPd mengucapkan terima kasih dan terharu atas kunjungan dan bantuan yang diberikan oleh PGRI Aceh Besar. Ia saat berbincang-bincang dengan kami juga menceritakan apa yang dialaminya teringat akan saudara-saudaranya yang ditimpa oleh tsunami pada tahun 2004 silam yang tinggal di kawasan Ulee Lhueu, Meuraxa Banda Aceh.

Hasil amatan dan pembicaraan kami dengan suami Azizah, kerugian materil akibat musibah tersebut mencapai 100 juta lebih.(Rusydi)