Daerah

Mahasiswa UTU Meulaboh “Sulap” Limbah Tempe Menjadi Pakan Ternak Sapi

14
×

Mahasiswa UTU Meulaboh “Sulap” Limbah Tempe Menjadi Pakan Ternak Sapi

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa dan Dosen Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh menghadirkan inovasi pemberdayaan masyarakat dengan mengolah limbah tempe menjadi pakan ternak sapi di Desa Purwodadi Kabupaten Nagan Raya, Minggu (8/11/2026). FOTO/ Dosen UTU Meulaboh Dr. Kiswanto, M.Si

posaceh.com, Nagan Raya – Mahasiswa dan Dosen Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh menghadirkan inovasi pemberdayaan masyarakat dengan mengolah limbah tempe menjadi pakan ternak sapi di Desa Purwodadi Kabupaten Nagan Raya, Minggu (8/11/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan melalui pelatihan pembuatan pakan ternak organik berbahan dasar limbah tempe sebagai upaya memanfaatkan potensi lokal sekaligus mendukung kemandirian pakan peternak.

Pelatihan ini merupakan salah satu program Mahasiswa Berdampak melalui Program Aksara Mahasiswa dengan skema Aksara Peduli yang didanai oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun 2026.

Program tersebut bertujuan menumbuhkan jiwa kepemimpinan transformatif dan meningkatkan kepekaan sosial mahasiswa melalui kegiatan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini didampingi oleh tiga dosen pembimbing, yakni Dr. Kiswanto, M.Si selaku ketua, Firman Firdauz Saputra, SKM., M.Epid sebagai anggota, serta Eka Lisdayanti, S.Kel., M.Si sebagai anggota.

Dosen UTU Meulaboh Dr. Kiswanto, M.Si mengatakan bahwa pelatihan pemanfaatan limbah tempe menjadi pakan ternak sapi merupakan salah satu bentuk kegiatan pemberdayaan masyarakat yang bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah limbah menjadi pakan yang layak dan aman bagi ternak.

“Pemanfaatan limbah tempe diharapkan dapat menjadi alternatif dalam penyediaan pakan ternak sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan limbah yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi”, tuturnya.

Sementara itu, Aqsaruddin selaku Ketua Mahasiswa Aksara dari UTU Meulaboh mengatakan bahwa program tersebut diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya para peternak sapi di Desa Purwodadi Kabupaten Naga Raya.

“Dengan pendampingan yang berkelanjutan, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada satu kali pelatihan, tetapi mampu mewujudkan kemandirian pakan, meningkatkan produktivitas ternak, dan memperkuat kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ungkap Aqsaruddin.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa UTU Meulaboh berharap masyarakat dapat mengembangkan keterampilan dalam mengolah limbah tempe menjadi pakan alternatif yang bermanfaat bagi peternakan.

Inovasi tersebut sekaligus menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, pengembangan potensi desa, serta penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui program pengabdian kepada masyarakat.(Muh/*)