*Libatkan 10 Perguruan Tinggi
posaceh.com, Banda Aceh – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Banda Aceh membaiat 63 anggota baru melalui kegiatan Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) Kolaborasi di Aula Kampus STAI Nusantara Banda Aceh, Minggu (25/10/2026).
Kegiatan tersebut turut melibatkan mahasiswa dari 10 perguruan tinggi sebagai upaya memperkuat kaderisasi dan kolaborasi lintas kampus.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi empat komisariat PMII, yakni Universitas Serambi Mekkah, Universitas Syiah Kuala, UIN Ar-Raniry, dan Institut Nahdlatul Ulama Aceh. MAPABA menjadi tahap awal untuk memperkenalkan nilai-nilai dasar organisasi sekaligus membangun kesadaran mahasiswa terhadap tanggung jawab intelektual dan sosial.
Sekretaris Ikatan Alumni PMII (IKA PMII) Kota Banda Aceh sekaligus Majelis Pembina Cabang (Mabincab) PMII Kota Banda Aceh, Akmaluddin, mengingatkan peserta agar mampu menyeimbangkan aktivitas organisasi dengan kewajiban akademik.
“Berorganisasi bukan berarti mengabaikan perkuliahan, melainkan menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kerja sama, dan tanggung jawab. Karena itu, kader PMII harus mampu mengatur waktu dengan baik agar aktivitas organisasi berjalan beriringan dengan prestasi akademik,” ujar Akmaluddin.

Ketua PC PMII Kota Banda Aceh, Muhammad Idris, menegaskan bahwa organisasi dan akademik merupakan dua hal yang saling melengkapi dalam membentuk mahasiswa yang berpengetahuan, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan masyarakat.
“Organisasi adalah jembatan untuk mengembangkan kapasitas diri, sedangkan tanggung jawab akademik tetap menjadi bagian penting dari tujuan kita sebagai mahasiswa. Jangan sampai kita begitu sibuk mengurus organisasi, tetapi lupa terhadap tanggung jawab utama sebagai mahasiswa,” tegas Idris.
Menurutnya, keberhasilan kaderisasi tidak hanya diukur dari jumlah anggota atau jabatan dalam organisasi, tetapi juga dari kualitas intelektual, integritas, kedisiplinan, dan kontribusi nyata kepada masyarakat.
Untuk memastikan proses kaderisasi berjalan berkelanjutan, PC PMII Kota Banda Aceh merencanakan pendampingan bagi seluruh peserta MAPABA. Program tersebut akan dilanjutkan melalui pembinaan organisasi, kajian intelektual, kegiatan sosial, dan pengembangan kapasitas kader sebagai persiapan mengikuti tahapan kaderisasi berikutnya.
Melalui MAPABA Kolaborasi, PMII Kota Banda Aceh berharap 63 anggota baru mampu mengembangkan potensi diri, memperkuat solidaritas lintas kampus, serta menjadi kader yang unggul secara akademik, matang dalam kepemimpinan, dan memiliki kepedulian terhadap persoalan masyarakat.(Why/*)











