EkbisNasional

Toyota Kejar Target TKDN Mobil Listrik 60 Persen

23
×

Toyota Kejar Target TKDN Mobil Listrik 60 Persen

Sebarkan artikel ini
Toyota New bZ4X produksi lokal resmi meluncur. FOTO/KOMPAS.com

posaceh.com, Yogyakarta – Toyota-Astra Motor (TAM) mulai membuka peluang untuk meningkatkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) mobil listrik yang diproduksi di Indonesia.

Langkah tersebut sejalan dengan target pemerintah yang secara bertahap meningkatkan persentase komponen lokal kendaraan listrik.

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2023, TKDN mobil listrik roda empat ditetapkan minimal 40 persen pada 2022-2026, kemudian naik menjadi 60 persen pada 2027-2029 dan 80 persen mulai 2030.

Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM) Bansar Maduma mengatakan, Toyota akan melakukan studi untuk melihat peluang meningkatkan TKDN mobil listriknya.

“Memang beberapa regulasi TKDN berbeda-beda, antara regulasi TKDN untuk BEV dan regulasi TKDN untuk kendaraan LCEV,” ujar Bansar di Yogyakarta (15/9/2026).

Toyota bZ4X facelift. FOTO/KOMPAS.com

Menurut dia, Toyota berupaya mengikuti ketentuan yang ditetapkan pemerintah, baik untuk kendaraan hybrid maupun mobil listrik.

“Kami selalu berusaha memenuhi aturan dari pemerintah. Seperti hybrid dan LCGC, kami mengikuti regulasi pemerintah karena perhitungannya agak berbeda,” katanya.

Saat ini, ketentuan TKDN untuk mobil listrik roda empat berada di level minimal 40 persen. Toyota menyebut bZ4X yang telah diproduksi secara lokal dengan skema completely knocked down (CKD) sudah memenuhi ketentuan tersebut.

“Sedangkan BEV sendiri, TKDN-nya hingga tahun ini 40 persen. bZ4X yang CKD sudah bisa memenuhi aturan pemerintah tersebut,” ujar Bansar. Meski sudah memenuhi batas minimum, Toyota tidak menutup kemungkinan meningkatkan kandungan lokal pada mobil listriknya.(Muh/*)