Daerah

Bupati Aceh Tenggara Terima Audiensi PGRI, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Pendidikan

69
×

Bupati Aceh Tenggara Terima Audiensi PGRI, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry bersama Sekda, jajaran pemerintah daerah dan pengurus PGRI Aceh Tenggara usai rapat koordinasi di Ruang Rapat Bupati Agara, Selasa (15/9/2026). FOTO/DISKOMINFO AGARA

posaceh.com, Kutacane – Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry, S.E., M.M., menerima audiensi Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Aceh Tenggara periode 2024–2029 di Ruang Rapat Bupati Agara, Selasa (15/9/2026).

Audiensi tersebut sekaligus dirangkai dengan rapat koordinasi sebagai upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara dan PGRI dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

Turut hadir Sekretaris Daerah Aceh Tenggara Yusrizal, S.T., M.T., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Iswadi, S.T., M.M., Ketua PGRI Aceh Tenggara Julkifli, S.Pd., M.Pd., serta jajaran pengurus PGRI.

Dalam pertemuan itu, Bupati Salim Fakhry mengapresiasi kehadiran jajaran PGRI serta berbagai masukan yang disampaikan terkait penguatan organisasi dan kemajuan pendidikan di Aceh Tenggara.

Menurutnya, PGRI memiliki peran penting sebagai wadah bagi para guru dalam menyampaikan aspirasi sekaligus menjembatani komunikasi antara tenaga pendidik dan pemerintah daerah.

“Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, PGRI diharapkan dapat menjadi jembatan dalam mendukung kemajuan pendidikan di Aceh Tenggara,” ujar Salim Fakhry.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara mendukung kegiatan PGRI yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bupati juga berharap sinergi antara pemerintah daerah dan PGRI terus diperkuat, sehingga berbagai aspirasi dan masukan dari kalangan guru dapat dikomunikasikan secara konstruktif.

“Pemerintah daerah berharap sinergi ini terus diperkuat demi terwujudnya pendidikan yang semakin berkualitas di Aceh Tenggara,” pungkasnya. (Akbar)