Banghas

Melirik Kampung Pelangi di Kota Malang

3522
×

Melirik Kampung Pelangi di Kota Malang

Sebarkan artikel ini
Suasana memukau di Kampung Tridi Jodipan, Kota Malang

Saya berkesempatan mengunjungi Jawa Timur, dalam sebuah perjalanan melihat kampung wisata di tengah Kota Malang, awal Desember 2020 silam.

Suasana kota yang sejuk dan pemandangan kota disuguhi bangunan lama peninggalan Belanda. Kota Malang identik sebagai kota tua yang menuju metropolis.

Kampung Pelangi Tridi dan Jodipan, pada awalnya adalah kawasan kumuh di tengah Kota Malang, Jawa Timur. Lahir dari hasil ide mahasiswa jurusan Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk memenuhi tugas mata kuliahnya.

Ada lorong payung memanjang, lukisan 3D, dinding dan tangga warna-warni di dua kampung ini.

Rumah-rumah warga yang berada di dua kampung di sebelah timur jembatan Embong Brantas itu dicat dengan 17 warna yang bervariasi. Warna mencolok pada tembok dan atap rumah terlihat dari atas, jalanan yang warna warni sampai kandang ayam dan burung juga ikut dicat.

Kampung yang dulunya terlihat kumuh, kini menjadi lebih sedap dipandang sebagai kampung modern yang aduhai.

Kampung warna-warni menjadi destinasi wisata baru di dalam Kota Malang. Jadi kota ini bukan hanya kota transit untuk berwisata ke Kota Batu atau Kabupaten Malang saja namun telah menyajikan kampung Pelangi yang tak boleh dilewatkan ketika berkunjung ke Malang Raya.

Belum lengkap rasanya para wisatawan yang datang ke Kota Malang sebelum mengunjungi objek wisata yang anyar ini.

Kampung Warna Warni Jodipan terletak di Jalan IR. H. Juanda, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Permukiman warga dikenal juga sebagai kampung Juanda. Untuk melihat utuh lokasinya dapat dari jembatan Embong Brantas (Jalan Gatot Subroto) yang berjarak kurang dari 1 km dari Alun Alun Kota Malang.

Untuk menuju Kampung Warna-Warni Malang tidaklah susah dan mudah sekali dijangkau. Jika Anda dari Stasiun Malang Kota Baru, anda dapat melaju ke Jalan Trunojoyo terus ke Jalan Gatot Subroto. Setelah melewati Jembatan Brantas, belok kiri ada gang yang berada di kiri jalan.

Ketika tiba, anda akan disambut ramah oleh warga kampung. Terlihat pemandangan mengesankan karena seluruh sudut dan bangunan dua kampung ini termasuk taman-taman ditata rapi warna-warni.

Kampung ini diresmikan pada bulan September tahun 2016. Awalnya Jodipan ini merupakan Kawasan perkotaan yang kumuh. Namun segera berubah setelah muncul ide kreatif mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang, yang tergabung dalam komunitas Guyspro. Para mahasiswa ini awalnya mereka sedang menyelesaikan tugas mata kuliah dan melihat potensi kampung di pinggir sungai Brantas ini.

Ide untuk memberi warna dan mengubah Kawasan kumuh ini merupakan objek wisata terus saja dipikirkan para mahasiswa ini sambal mencari jaringan dan dukungan. Akhirnya dengan bantuan dari perusahaan cat Indiana Paint, para seniman, pelukis mural serta warga sekitar dan prajurit TNI AU, kampung ini telah disulap menjadi destinasi Pelangi di Kota Malang.

Terdapat sebuah jembatan kaca Ngalam di atas Sungai Brantas yang menghubungkan kampung Tridi dan Jodipan yang unik karya mahasiswa Teknik Sipil UMM. Jembatan kaca ini terlihat warna kuning emas, memiliki panjang 25 meter dan lebar 1,25 meter serta berada di ketinggian 9,5 meter

Dari jembatan tersebut, akan terlihat perkampungan penduduk berwarna-warni yang terpisah oleh sungai Brantas. Kampung warna-warni Jodipan di sebelah kanan (selatan) sungai, sedangkan di sebelah kiri (utara) sungai adalah kampung Tridi (3D).

Untuk masuk kampung warna-warni ini kita hanya perlu 5 ribu rupiah saja yang diganti dengan gantungan kunci karya warga kampung Tridi Jodipan.

Kampung Pelangi punya daya tarik dan tak boleh dilewatkan ketika ke Kota Malang. Penuh warna, sebuah lanskap kampung yang sangat instagramable .

Semua tak pernah menyangka sebelumnya bila kampung kumuh ini berubah menjadi destinasi wisata nasional dan mancanegara. Keterlibatan komunitas mural dan seniman untuk melukis dinding rumah warga termasuk partisipasi 30 tukang cat telah mengubah wajah Kampung Tridi Jodipan menjadi desa wisata terdepan di Kota Malang.

Kampung yang dulunya kumuh berubah menjadi kampung Pelangi yang unik dan meriah setelah beberapa mahasiswa melakukan perubahan. Sebuah mimpi yang kemudian berubah menjadi aksi bersama, karya anak bangsa para mahasiswa. (Hasnanda Putra)