posaceh.com, Banda Aceh — Angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Banda Aceh mengalami peningkatan. Hingga Agustus 2026, sebanyak 31 orang meninggal dunia dan 429 orang mengalami luka ringan akibat kecelakaan lalu lintas.
Data tersebut berdasarkan catatan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banda Aceh selama periode Januari hingga Agustus 2026.
Hal tersebut disampaikan Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho melalui Kasatlantas Polresta Banda Aceh Kompol Mawardi, di Banda Aceh, Jumat (4/9/2026).
Mawardi mengatakan angka kecelakaan lalu lintas pada 2026 menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada 2025, Satlantas Polresta Banda Aceh mencatat sebanyak 226 kasus kecelakaan lalu lintas hingga Desember. Sementara pada Januari hingga Agustus 2026, jumlah korban akibat kecelakaan telah mencapai 460 orang, terdiri dari 31 orang meninggal dunia dan 429 orang mengalami luka ringan.
Kompol Mawardi menyebut peningkatan kecelakaan lalu lintas tidak terlepas dari sejumlah faktor, di antaranya pertumbuhan jumlah penduduk serta tingkat kesadaran dan kepatuhan pengguna jalan, baik pengendara sepeda motor maupun kendaraan roda empat.
“Peningkatan jumlah kecelakaan ini menjadi perhatian kami. Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga kesadaran dan kepatuhan setiap pengendara sangat diperlukan,” ujar Mawardi.
Satlantas Polresta Banda Aceh terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Pengendara diminta mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Polisi juga mengingatkan pengendara sepeda motor maupun kendaraan roda empat agar selalu memperhatikan kondisi jalan, menjaga kecepatan, dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Masyarakat diharapkan turut berperan dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas dengan meningkatkan disiplin berkendara dan mematuhi setiap aturan yang berlaku. (Rinaldi)











