Daerah

Pemuda Aceh Utara Toreh Prestasi di Malaysia

32
×

Pemuda Aceh Utara Toreh Prestasi di Malaysia

Sebarkan artikel ini
Pemuda Kompas Aceh Utara Go Internasional! Muhammad Refi, Berkiprah di Changemaker Youth Leadership Camp 2026 Malaysia. FOTO/dok.Hatta

posaceh.com, Aceh Utara — Kiprah pemuda Aceh Utara menembus panggung internasional kembali mencuri perhatian. Muhammad Refi, pemuda yang aktif di bidang kepemudaan, pendidikan dan literasi, berhasil membawa nama Aceh Utara dalam Changemaker Youth Leadership Camp (CYLC) Batch II – Chapter Malaysia 2026.

Program kepemudaan internasional tersebut berlangsung pada 24–28 Agustus 2026 di Malaysia, dan mempertemukan pemuda dari berbagai daerah dengan latar belakang serta pengalaman yang beragam.

Bagi Refi, keikutsertaan dalam program tersebut bukan sekadar kesempatan bepergian ke luar negeri.

Ia memanfaatkannya sebagai ruang untuk mengasah kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kolaborasi, kerja sama tim dan pengembangan diri.

Keseriusan Refi selama mengikuti rangkaian kegiatan bahkan membuahkan empat pencapaian, yakni Best Group Leader, Batch Leader, Best Group Idea, dan Best Team.

Prestasi tersebut menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Malikussaleh tersebut.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas kesempatan dan pencapaian yang saya dapatkan selama mengikuti Changemaker Youth Leadership Camp di Malaysia. Bagi saya, pencapaian ini bukan hanya tentang penghargaan, tetapi juga tentang proses belajar, bekerja sama, memimpin, dan berani mengambil peran,” ujar Refi.

Aktivitas Refi di dunia kepemudaan juga tidak berhenti pada program internasional. Ia aktif dalam KOMPAS (Komunitas Pemuda Subuh) Aceh Utara, serta memiliki kiprah di bidang pendidikan dan literasi.

Ia tercatat sebagai Duta Literasi Indonesia Provinsi Aceh dan Duta Baca Universitas Malikussaleh (Wakil 2).

Pengalaman di Malaysia tersebut semakin memperkuat keyakinannya bahwa generasi muda Aceh Utara memiliki peluang besar untuk berkembang dan berkiprah lebih luas apabila berani mengambil kesempatan.

Menurut Refi, berbagai pengalaman yang diperolehnya selama CYLC dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, organisasi maupun kegiatan kepemudaan.

“Semoga pengalaman ini tidak berhenti sebagai pencapaian pribadi, tetapi bisa menjadi motivasi bagi saya untuk terus berkontribusi dan mengajak lebih banyak pemuda Aceh Utara untuk berani berkembang, berkarya, dan mengambil kesempatan di berbagai bidang,” tambahnya.

Refi berharap semakin banyak pemuda Aceh Utara berani keluar dari zona nyaman, memperluas pengalaman dan jejaring, serta membawa potensi daerah ke tingkat nasional hingga internasional.(Muh/*)