Pemerintah Aceh

Baitul Mal Banda Aceh dan BPS Aceh Perkuat Sinergi ZIS dan Pendataan Mustahik

38
×

Baitul Mal Banda Aceh dan BPS Aceh Perkuat Sinergi ZIS dan Pendataan Mustahik

Sebarkan artikel ini
Baitul Mal Kota Banda Aceh memperluas silaturahmi sekaligus membangun sinergi dengan BPS Provinsi Aceh, Kamis (3/9/2026). FOTO/RINALDI

posaceh.com, Banda Aceh – Baitul Mal Kota Banda Aceh terus memperluas silaturahmi sekaligus membangun sinergi dengan berbagai lembaga vertikal yang beroperasi di wilayah ibu kota Provinsi Aceh. Upaya tersebut dilakukan untuk memperkuat penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), sekaligus memastikan dana umat dapat dikelola dan disalurkan secara tepat sasaran.

Salah satu langkah tersebut dilakukan melalui audiensi dan silaturahmi Baitul Mal Kota Banda Aceh dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh, di Banda Aceh, Kamis (3/9/2026).

memastikan program penyaluran zakat dapat berjalan efektif. Data yang akurat mengenai masyarakat penerima manfaat menjadi salah satu dasar penting agar bantuan yang diberikan benar-benar menyentuh kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Karena itu, sinergi antara BPS dan Baitul Mal dinilai memiliki potensi strategis. BPS memiliki kapasitas dalam penyediaan dan pengelolaan data statistik, sementara Baitul Mal memiliki mandat dalam pengelolaan dana zakat serta penyalurannya kepada masyarakat yang berhak menerima.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat basis data mustahik di Kota Banda Aceh sehingga program penyaluran zakat dapat dilakukan secara lebih terarah, terukur dan tepat sasaran.

Lebih jauh, Agus menyebutkan bahwa kerja sama tersebut juga dapat mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Kota Banda Aceh. Dengan adanya data yang lebih baik dan pengelolaan dana zakat yang semakin optimal, intervensi terhadap masyarakat yang membutuhkan diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif.

“Terutama sebagai upaya pengentasan kemiskinan di kota ini,” ujarnya.

Pertemuan antara Baitul Mal Kota Banda Aceh dan BPS Aceh tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pengelolaan ZIS tidak hanya berkaitan dengan penghimpunan dan penyaluran dana, tetapi juga membutuhkan dukungan data, koordinasi dan kolaborasi lintas lembaga.

Baitul Mal Kota Banda Aceh sendiri terus mendorong agar kesadaran masyarakat maupun lembaga dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi semakin meningkat. Dengan penghimpunan yang optimal, dana zakat diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok mustahik.

Komitmen BPS Aceh untuk menunaikan zakat melalui Baitul Mal Kota Banda Aceh menjadi salah satu langkah positif dalam memperkuat ekosistem zakat di daerah. Di saat yang sama, peluang kerja sama dalam pemutakhiran dan perbaikan data mustahik membuka ruang bagi kedua lembaga untuk memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.

Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan, tetapi juga melahirkan program-program konkret yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kota Banda Aceh.

Dengan kolaborasi antara pengelola zakat dan lembaga penyedia data, pengelolaan ZIS ke depan diharapkan semakin transparan, terarah dan tepat sasaran, sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Rinaldi)