Daerah

Gajah Liar Seruduk Satu Warga Desa Alue Meuganda

30
×

Gajah Liar Seruduk Satu Warga Desa Alue Meuganda

Sebarkan artikel ini
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah. FOTO/ Doc RRI Meulaboh

posaceh.com, Meulaboh – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat merespons cepat laporan terjadinya interaksi negatif antara manusia dan gajah liar yang mengakibatkan seorang warga mengalami luka-luka di Gampong Alue Meuganda, Kecamatan Woyla Timur, Jumat (17/7/202.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah, Sabtu 18 Juli 2026 mengatakan pihaknya menerima laporan dari Camat Woyla Timur terkait seorang warga yang ditabrak atau ditanduk gajah liar saat berada di kawasan perkebunan sawit milik masyarakat.

Korban diketahui bernama Mustafa (65), warga Gampong Alue Meuganda. Saat ini korban telah dievakuasi dan mendapatkan perawatan intensif dari tim medis di Puskesmas Woyla.

“Begitu menerima laporan dari pihak kecamatan, kami langsung menginstruksikan tim Wildlife Response Unit (WRU) BPBD Aceh Barat untuk bergerak ke lokasi guna melakukan tindakan darurat, memantau situasi, serta memastikan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi kejadian,” kata Teuku Ronald Nehdiansyah.

Menurutnya, tim WRU-BPBD telah berada di lokasi untuk melakukan pemantauan dan pengamanan awal. Namun, upaya penghalauan gajah liar belum dapat dilakukan secara maksimal pada malam hari.

Hal tersebut dikarenakan Tim Penanganan Interaksi Gajah dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh bersama mitra masih berada di Gampong Pungkie, Kecamatan Sungai Mas, melaksanakan pemasangan GPS Collar pada kelompok gajah liar yang selama ini juga sering memasuki kawasan permukiman dan perkebunan warga.

Ronald menjelaskan bahwa kelompok gajah di Gampong Pungkie dan Gampong Alue Meuganda berasal dari koridor yang berbeda sehingga penanganannya juga memerlukan pendekatan tersendiri.

“Kelompok gajah di Pungkie bukan satu kesatuan dengan kelompok gajah yang berada di Alue Meuganda. Karena itu, setelah penanganan di Sungai Mas selesai, kami terus berkoordinasi dengan BKSDA Aceh agar personel dapat segera bergeser ke Woyla Timur,” ujarnya.

BPBD Aceh Barat juga mengimbau masyarakat Gampong Alue Meuganda untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menghindari aktivitas di kebun seorang diri serta membatasi kegiatan pada malam hari guna mengurangi risiko terjadinya interaksi negatif dengan satwa liar.

Selain itu, Pusdalops-PB BPBD Aceh Barat terus memantau perkembangan kondisi korban di Puskesmas Woyla sekaligus memonitor pergerakan gajah liar di lapangan.

“BPBD akan terus memberikan informasi terbaru kepada masyarakat sesuai perkembangan penanganan di lapangan,” tutupnya.(Muh/*)