Ekbis

Harga Sembako di Pasar Pagi Keutapang Mulai Stabil, Dampak dari Gerakan Pangan Murah Mulai Terlihat

21
×

Harga Sembako di Pasar Pagi Keutapang Mulai Stabil, Dampak dari Gerakan Pangan Murah Mulai Terlihat

Sebarkan artikel ini
Fazal, salah seorang pedagang di Pasar Pagi Keutapang Kecamatan Darul Imarah, Jumat (10/7/2026) FOTO/ M HERIZAL

posaceh.com, Kota Jantho – Upaya Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam menekan laju kenaikan harga kebutuhan pokok melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) mulai menunjukkan hasil. Berdasarkan pemantauan di Pasar Pagi Keutapang, Kecamatan Darul Imarah, Jumat (10/7/2026), harga sejumlah komoditas pangan mulai berangsur stabil setelah beberapa kali GPM digelar di berbagai kecamatan.

Stabilnya harga tersebut terlihat pada sejumlah kebutuhan pokok seperti bawang merah, bawang putih, tomat, hingga beras yang kini cenderung bertahan pada kisaran harga yang lebih terkendali. Meski beberapa komoditas seperti cabai rawit dan daging sapi masih berada pada level relatif tinggi, fluktuasi harga tidak lagi terlalu tajam dibandingkan beberapa waktu lalu.

Munir, salah seorang pedagang sembako sedang layani pembeli di Pasar Pagi Keutapang Kecamatan Darul Imarah, Jumat (10/7/2026) FOTO/ M HERIZAL

Fazal, salah seorang pedagang di Pasar Pagi Keutapang mengatakan harga bawang dan cabai saat ini sudah mulai mengalami penurunan meskipun belum terlalu signifikan. Bawang merah dijual berkisar Rp30.000 hingga Rp38.000 per kilogram, sedangkan bawang putih berada pada kisaran Rp35.000 hingga Rp40.000 per kilogram. Adapun bawang bombai dijual Rp18.000 hingga Rp20.000 per kilogram.

“Untuk cabai memang masih naik turun, tetapi tidak terlalu drastis seperti sebelumnya. Pembeli juga sudah mulai terbiasa karena harganya lebih stabil,” ujar Fazal.

Untuk komoditas cabai, cabai merah dijual Rp35.000 hingga Rp38.000 per kilogram, cabai hijau Rp30.000 hingga Rp35.000 per kilogram, sementara cabai rawit masih bertahan pada kisaran Rp55.000 per kilogram akibat pasokan yang belum sepenuhnya normal dan tingginya permintaan.

Midi, Salah seorang pedagang daging di Pasar Pagi Keutapang Kecamatan Darul Imarah, Jumat (10/7/2026) FOTO/ M HERIZAL

Pedagang lainnya, Munir, menyebutkan harga tomat juga relatif stabil. Tomat Medan dijual Rp18.000 hingga Rp20.000 per kilogram, sedangkan tomat lokal asal Pidie dan Takengon dipasarkan sekitar Rp15.000 per kilogram.

“Tomat lokal lebih banyak diminati karena harganya lebih terjangkau,” katanya.

Sementara itu, harga daging masih bertahan pada level yang cukup tinggi. Pedagang daging Midi, mengatakan daging sapi dijual Rp160.000 per kilogram, tulang sapi Rp60.000 per kilogram, sedangkan ayam potong mencapai Rp65.000 per kilogram. Menurutnya, kondisi tersebut masih dipengaruhi oleh biaya distribusi dan pasokan yang belum sepenuhnya stabil.

Di sektor bahan pangan pokok, harga beras juga relatif terkendali. Beras SPHP dijual Rp63.000 per kemasan 5 kilogram, sedangkan beras premium lainnya berada pada kisaran Rp15.000 hingga Rp16.000 per kilogram sesuai kualitas.

Toko Bersahabat, Toko yang menjual segala jenis beras di Pasar Pagi Keutapang Kecamatan Darul Imarah, Jumat (10/7/2026) FOTO/MC ACEH BESAR

Stabilnya harga sejumlah komoditas di Pasar Pagi Keutapang tidak terlepas dari langkah Pemerintah Kabupaten Aceh Besar yang secara konsisten menggelar Gerakan Pangan Murah di berbagai kecamatan. Program tersebut menghadirkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar sehingga membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau sekaligus menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasaran.

Sejumlah pedagang menilai pelaksanaan Gerakan Pangan Murah turut memberikan dampak positif terhadap kondisi pasar. Selain membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, program tersebut juga mendorong harga komoditas menjadi lebih terkendali sehingga aktivitas perdagangan tetap berjalan normal dan daya beli masyarakat tetap terjaga.

Pantauan di Pasar Pagi Keutapang menunjukkan aktivitas jual beli berlangsung ramai, terutama menjelang akhir pekan. Para pedagang berharap pemerintah terus melaksanakan program stabilisasi harga agar kondisi pasar tetap kondusif dan harga kebutuhan pokok dapat dipertahankan pada tingkat yang wajar.(Zal)