NewsOlahraga

Brazil Versus Maroko : Seni Lawan Taktikal, Skor 1 – 1

30
×

Brazil Versus Maroko : Seni Lawan Taktikal, Skor 1 – 1

Sebarkan artikel ini
Direktur Liga Catur Pos Aceh, Sudirman Mansyur, PNM, NA.

Catatan : Sudirman Mansyur
Wartawan Olahraga Media Pos Aceh

posaceh.com, Pertandingan pembuka Grup C Brasil versus Maroko bakal menjadi sungguhan menarik pada awal fase penyisihan grup gelaran Piala Dunia 2026 ini

Laga kedua tim diprediksi bakal tersaji gaya permainan yang kontras dan tentunya menjadi tontonan yang elegan.

Selecao sudah tentu akan tampil dengan kreativitas dan kecepatan, sementara Singa Atlas bertumpu pada organisasi pertahanan dan efektivitas serangan balik.

Nah, duel Brazil dengan Maroko Minggu, 14 Juni 2026 yang akan dimulai pukul 05.00 WIB di New York New Jersey Stadium, East Rutherford, menyedot perhatian publik.

Brasil diperkirakan akan tampil dengan tempo tinggi dan penguasaan bola dominan dengan pola 4-2-3-1, memaksimalkan peran sayap Vinicius Jr dan Rodrygo untuk menyerang ruang kosong di belakang bek sayap lawan.

Selanjutnya, bisa jadi usaha Samba melebarkan permainan, menarik bek Maroko keluar, lalu mengirimkan umpan silang ke area kotak penalti, untuk mencetak gol.

Dari lini tengah, duet Casemiro dan Bruno Guimaraes akan berperan ganda: mengatur tempo serangan sekaligus memutus transisi cepat Maroko sebelum mencapai pertahanan.

Begitu juga dengan Maroko yang datang dengan identitas yang sudah teruji di Piala Dunia 2022 memiliki blok pertahanan rapat 4-4-2 dan serangan balik mematikan.

Trio lini belakang Hakimi-Aguerd-Mazraoui menjadi kunci rapatnya pertahanannya. Strategi Atlas Lions jelas meredam tekanan Brasil, memaksa lawan frustasi, sehingga dapat momen mencetak gol.

Peluang Maroko bisa mencetak gol dengan melancarkan serangan cepat lewat Hakim Ziyech dan Yassine Bounou sebagai inisiator transisi.

Sunguhan duel dua tim ini dini hari nanti menjadi sungguhan seni menyerang dari Samba versus disiplin bertahan Maroko.

Memang dari tiga kali pertemuan, Brazil unggul 2 – 1 atas Maroko. Brazil pertama menang 2 – 0 pada laga persahabatan (friendly) FIFA 1997, Piala Dunia 1998 menang 3 – 0. Namun friendly pada 25 Maret 2023, untuk pertama kali Maroko berhasil mengalahkan Brazil dengan skor 2 – 1.

Kemenangan di friendly menjadikan Maroko makin progresif sebagai kontestan pada turnamen sepakbola empat tahunan paling bergengsi sejagad ini, sekaligus tim pertama dari Afrika yang bisa mengalahkan Brazil.

Prediksi permainan kedua tim akan berlangsung atraktif, kecepatan dan dribel winger Brasil akan diuji oleh positioning dan stamina bek sayap Maroko.

Ruang kosong yang diprediksi di belakang Hakimi dan Mazraoui saat mereka naik membantu serangan jadi area krusial. Pemenang duel satu lawan satu di sektor ini berpotensi menguasai 50 persen jalannya pertandingan.

Perebutan lini tengah bakal sengit, duel gelandang jangkar ini akan menentukan siapa yang mengontrol tempo. Amrabat akan bertugas menutup ruang antar lini Brasil, sementara Casemiro wajib memotong aliran bola ke Ziyech dan menjadi poros build-up Selecao. Laga akan mengalir seru.

Maroko juga diketahui cerdik memanfaatkan set-piece atau bola mati. Brasil memiliki keunggulan postur, namun konsentrasi saat transisi bertahan wajib dijaga.

Kelengahan sedetik bisa dihukum lewat eksekusi bola mati Hakim Ziyech. Bola bundar di laga kedua tim ini sulit diprediksi. Namun permainan bisa berakhir imbang 1 – 1.

Pertandingan babak pertama diperkirakan berlangsung ketat. Brasil akan mendominasi penguasaan bola sekitar 65 persen, namun kesulitan menembus blok rendah Maroko. Bisa imbang tanpa gol di fase ini.

Babak kedua, intensitas permainan akan meningkat. Jika Brasil tidak berhasil mencetak gol, Maroko bisa memanfaatkan momen lewat serangan balik yang cepat dan skema bola mati akan mencetak gol. Perkiraan 1 – 0 bisa untuk Brazil dan Maroko atau skor 1 – 1.(*).