posaceh.com,Banda Aceh – Semarak Piala Dunia 2026 tidak hanya terasa di Stadion Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Di Aceh Besar, Abah Kupi yang berlokasi di Jalan Mata Ie, Gue Gajah, Darul Imarah, resmi menjadi suatu titik nonton bareng (Nobar) resmi turnamen sepakbola paling bergengsi empat tahunan sejagad ini.
Kafe dengan halaman luas ini telah mengantongi lisensi resmi nonton bareng dari TVRI selaku pemegang hak siar Piala Dunia 2026. Lisensi tersebut khusus untuk penayangan outdoor.
“Kami sudah memiliki lisensi resmi dari TVRI untuk nobar Piala Dunia. Izin yang kami dapat khusus outdoor atau ruang terbuka. Halaman Abah Kupi yang luas sangat mendukung untuk itu,” ujar Haspan Yusuf Ritonga, Owner Abah Kupi, kepada posaceh.com, Rabu (10/6/2026).
Sebagai bentuk komitmen melayani animo tinggi pecinta sepakbola, Abah Kupi akan beroperasi 24 jam penuh selama turnamen berlangsung, 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Kebijakan ini diambil karena mayoritas kick-off laga dimulai pukul 02.00 WIB.
“Kami buka 24 jam selama Piala Dunia. Ini demi mengakomodir pecinta bola yang ingin menyaksikan setiap pertandingan tanpa terlewat, terutama laga dini hari,” kata Haspan yang juga Ketua Komunitas Olahraga Brilian Aceh atau Kobra ini.
Fasilitas Mendukung
Untuk memanjakan penonton, Abah Kupi menyiapkan layar lebar Full HD beresolusi 1920 x 1080 piksel. Ditambah area yang luas, nyaman, serta akses wifi gratis.
“Animo masyarakat untuk menyaksikan aksi pemain kelas dunia sangat tinggi. Karena itu kami siapkan fasilitas terbaik, mulai layar besar, tempat nyaman, sampai wifi gratis,” jelas Haspan.
Tak hanya tontonan, kebutuhan konsumsi penonton juga dipenuhi. Beragam menu spesial dan kopi khas Aceh tersedia sepanjang laga.
Sebagai pemegang lisensi resmi, Haspan menegaskan Abah Kupi akan menaati seluruh regulasi. Ketertiban dan kenyamanan penonton menjadi prioritas utama selama Nobar berlangsung.
Dengan atmosfer halaman luas dan layar besar, Abah Kupi yang juga markas Kobra siap menjadi “stadion mini” bagi publik yang ingin merasakan euforia Piala Dunia 2026 bersama. (Sudirman Mansyur).











