Pemkab Aceh Besar

Ketua Pokja Bunda PAUD Aceh Besar Buka Pelatihan Guru Program Prioritas Wajib Belajar 13 Tahun

23
×

Ketua Pokja Bunda PAUD Aceh Besar Buka Pelatihan Guru Program Prioritas Wajib Belajar 13 Tahun

Sebarkan artikel ini
Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Aceh Besar, Hj. Nurul Fazli, S.Ag, secara resmi membuka pelatihan guru PAUD, di SMPN 1 Suka Makmur, Kamis (11/6/2026). FOTO/ ROJA

posaceh.com, Kota Jantho – Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten Aceh Besar, Hj. Nurul Fazli, S.Ag, secara resmi membuka kegiatan pelatihan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang diselenggarakan sebagai bagian dari upaya mendukung dan menuntaskan Program Prioritas Wajib Belajar 13 Tahun, di SMPN 1 Suka Makmur, Kamis (11/6/2026).

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi para pendidik PAUD agar mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada perkembangan anak. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat fondasi pendidikan sejak usia dini guna mendukung keberhasilan program wajib belajar yang telah menjadi prioritas pemerintah.

Sekdis Disdikbud Aceh Besar Fachrurrazi, SE, menyampaikan sambutan pada pelatihan guru PAUD yang dilaksanakan di SMPN 1 Suka Makmur, Kamis (11/6/2026). FOTO/ ROJA

Dalam sambutannya, Ketua Pokja Bunda PAUD Aceh Besar, Hj. Nurul Fazli, S.Ag, menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan tahap yang sangat penting dalam membangun karakter, kecerdasan, dan kesiapan anak memasuki jenjang pendidikan dasar.

“PAUD adalah fondasi utama dalam perjalanan pendidikan seorang anak. Keberhasilan Program Wajib Belajar 13 Tahun tidak dapat dipisahkan dari kualitas layanan pendidikan anak usia dini. Oleh karena itu, guru PAUD harus terus meningkatkan kompetensi dan profesionalismenya agar mampu memberikan pendidikan terbaik bagi generasi penerus bangsa,” ujar Hj. Nurul Fazli.

Sebagai Ketua Pokja Bunda PAUD, dirinya merasa sangat bangga sekaligus terharu melihat semangat yang terpancar dari wajah Ibu-ibu para guru PAUD yang hadir pada pelatihan tersebut. Baginya pelatihan tersebut bukan sekadar agenda tahunan, melainkan sebuah gerak cepat dan langkah taktis kita di tingkat kabupaten untuk menyambut dan menuntaskan program prioritas nasional, yaitu Wajib Belajar 13 Tahun.

Peserta pelatihan guru PAUD yang dilaksanakan di SMPN 1 Suka Makmur, Kamis (11/6/2026).
FOTO/ ROJA

“Sebagaimana kita ketahui bersama, kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah kini telah menggeser paradigma pendidikan dasar. Fondasi wajib belajar kini resmi dimulai sejak anak berada di bangku 1 tahun pra-sekolah (PAUD), baru kemudian dilanjutkan ke jenjang pendidikan dasar dan menengah. Artinya, pintu gerbang kesuksesan wajib belajar 13 tahun ini ada di tangan Ibu-ibu para guru PAUD sekalian. Jika gerbang pertamanya kuat, maka perjalanan pendidikan anak-anak kita ke depan akan jauh lebih mudah,” katanya

Oleh karena itu, Pokja Bunda PAUD berkomitmen penuh untuk mengawal kebijakan ini agar tidak sekadar menjadi slogan di atas kertas, tetapi benar-benar terwujud secara nyata di setiap pelosok gampong di Aceh Besar. Menurutnya, program wajib belajar 13 tahun tidak hanya berfokus pada pendidikan dasar dan menengah, tetapi juga menempatkan satu tahun pendidikan prasekolah sebagai bagian penting yang harus dipenuhi oleh setiap anak. Karena itu, keberadaan guru PAUD yang kompeten menjadi faktor penentu dalam memastikan anak-anak mendapatkan stimulasi pendidikan yang tepat sejak dini.

Lebih lanjut, Hj. Nurul Fazli mengajak seluruh peserta pelatihan untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya guna menambah wawasan dan keterampilan dalam mengelola proses pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan.

“Melalui pelatihan ini, saya berharap para guru dapat memperkaya metode pembelajaran, memahami kebutuhan perkembangan anak secara lebih mendalam, serta mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak. Guru adalah ujung tombak keberhasilan pendidikan, sehingga peningkatan kapasitas guru harus menjadi perhatian bersama,” katanya.

Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Aceh Besar, Hj. Nurul Fazli, S.Ag, foto bersama peserta pelatihan guru PAUD, di SMPN 1 Suka Makmur, Kamis (11/6/2026). FOTO/ ROJA

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini. Menurutnya, pendidikan yang berkualitas hanya dapat terwujud apabila seluruh pihak memiliki komitmen yang sama untuk memberikan layanan terbaik bagi anak-anak.

Pelatihan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten di bidang pendidikan anak usia dini. Materi yang diberikan meliputi penguatan kurikulum PAUD, strategi pembelajaran berbasis bermain, pengembangan karakter anak, asesmen perkembangan anak, hingga pemanfaatan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif.

Para peserta menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap pelatihan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Mereka menilai peningkatan kompetensi guru sangat diperlukan untuk menjawab berbagai tantangan pendidikan yang terus berkembang.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar Fachrurrazi, SE, mengatakan, pemerintah Kabupaten Aceh Besar bersama Pokja Bunda PAUD berharap dapat meningkatkan kualitas layanan PAUD di seluruh wilayah Aceh Besar, sehingga semakin banyak anak yang memperoleh akses pendidikan sejak usia dini.

“Dengan demikian, target Program Prioritas Wajib Belajar 13 Tahun dapat tercapai secara optimal dan mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya.(AMZ)