posaceh.com, Banda Aceh – Kepala Dinas Sosial Aceh, Budi Afrizal, S.KM, M.KM, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Sosial Aceh untuk kembali memperkuat komitmen pelayanan publik, meningkatkan kedisiplinan dan peningkatan kinerja, serta menghadirkan berbagai inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan saat memimpin Apel Gabungan pasca cuti bersama Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Sosial Aceh, Selasa (2/6/2026). Apel diikuti oleh seluruh pejabat eselon, III eselon IV, pejabat fungsional, dan ASN, PPPK, dan seluruh pegawai di lingkungan Dinas Sosial Aceh.
Mengawali arahannya, Kadinsos Aceh, Budi Afrizal, mengajak seluruh peserta apel untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat kesehatan dan kesempatan yang diberikan sehingga dapat kembali menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat setelah merayakan Idul Adha bersama keluarga.
Menurutnya, semangat Idul Adha mengandung nilai keikhlasan, pengorbanan, kepedulian, dan pengabdian yang harus menjadi landasan dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.
“Setelah beberapa hari menjalani masa libur, hari ini kita kembali melaksanakan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara. Mari kita jadikan momentum Iduladha sebagai semangat baru untuk meningkatkan kualitas pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat Aceh,” ujar, Budi Afrizal.
Dalam arahannya, Kadinsos, Budi Afrizal, juga menegaskan bahwa seluruh jajaran Dinas Sosial Aceh harus mampu menerjemahkan visi dan misi Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Gubernur Aceh, , dan Wakil Gubernur Aceh, ke dalam program dan pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Menurutnya, semangat pemerintahan yang berpihak kepada rakyat harus diwujudkan melalui kerja nyata, pelayanan yang responsif, serta kehadiran pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan-persolan sosial yang dihadapi masyarakat.
“Sebagai bagian dari Pemerintah Aceh, kita memiliki tanggungjawab untuk mendukung visi dan Misi dari program Bapak Gubernur Aceh, Muzakir Manaf dan Bapak Wakil Gubernur, Fadhlullah. Dinas Sosial Aceh harus menjadi garda terdepan dalam memastikan masyarakat yang membutuhkan untuk mendapatkan pelayanan dan perlindungan sosial secara optimal,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Sosial Aceh memberikan perhatian khusus terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, terutama pada layanan informasi terpadu yang menjadi pintu pertama masyarakat saat berkunjung ke kantor Dinas Sosial Aceh.
Ia meminta jajaran sekretariat untuk melakukan evaluasi terhadap sistem pelayanan terpadu agar masyarakat dapat memperoleh informasi secara cepat, tepat, dan mudah dipahami tanpa harus berpindah-pindah dan menuju ke bidang tekhnis.
“Petugas pelayanan harus memahami tugas dan fungsi setiap bidang. Masyarakat yang datang membutuhkan informasi yang jelas. Kita ingin pelayanan di bagian depan benar-benar menjadi pusat informasi yang mampu memberikan solusi dan penjelasan yang dibutuhkan masyarakat,” ujar Kadinsos Aceh.
Selain itu, Budi Afrizal, juga menginstruksikan agar seluruh persyaratan layanan, Standar Operasional Prosedur (SOP), serta informasi program sosial dipublikasikan secara terbuka di area pelayanan sehingga masyarakat dapat mengakses informasi dengan lebih mudah dan transparan.
Menurutnya, pelayanan publik yang baik bukan hanya tentang kecepatan, tetapi juga tentang kemudahan akses informasi dan kepastian layanan yang diterima masyarakat.
Lebih lanjut, Budi Afrizal, menegaskan bahwa tugas Dinas Sosial Aceh sangat luas dan menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Karena itu, seluruh pegawai diharapkan mampu memahami dan mengimplementasikan tugas pokok dan fungsi organisasi secara utuh.
“Dinas Sosial tidak hanya hadir saat terjadi bencana atau musibah. Kita juga hadir untuk membantu penyandang disabilitas, anak terlantar, korban kekerasan, lanjut usia terlantar, gelandangan dan pengemis, masyarakat miskin, kelompok rentan, serta berbagai persoalan sosial lainnya yang membutuhkan perhatian Pemerintah,” katanya.
Ia menambahkan bahwa semangat pelayanan yang diusung Pemerintah Aceh saat ini menuntut seluruh aparatur untuk lebih aktif turun ke lapangan, mendengar kebutuhan masyarakat, dan memberikan solusi yang cepat serta tepat sasaran.
“Dinsos harus hadir di tengah masyarakat. Bukan hanya menunggu laporan, tetapi juga proaktif melihat kondisi sosial yang berkembang. Inilah wujud nyata komitmen Pemerintah Aceh dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Kadinsos Aceh, Budi Afrizal, juga mendorong seluruh Bidang dan UPTD untuk terus mengembangkan inovasi pelayanan. Menurutnya, inovasi merupakan salah satu instrumen penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih efektif, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Setiap unit kerja, lanjutnya, harus mampu menghadirkan terobosan baru yang dapat meningkatkan kualitas layanan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kita tidak boleh hanya bekerja secara rutinitas. Harus ada gagasan, kreativitas, dan inovasi yang lahir dari setiap bidang maupun UPTD. Inovasi adalah bagian dari upaya kita mendukung transformasi pelayanan publik yang menjadi harapan Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur Aceh,” tegasnya.
Kepada seluruh kepala bidang, Kepala UPTD, pejabat fungsional, ASN, PPPK, dan tenaga pendukung lainnya, Budi Afrizal mengajak untuk membangun semangat kerja yang lebih kuat pasca Iduladha serta memperkuat sinergi dalam mendukung Pembangunan Aceh yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan.
Menutup arahannya, Bapak Budi Afrizal menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kepada seluruh keluarga besar Dinas Sosial Aceh serta mengajak seluruh pegawai menjadikan momentum tersebut sebagai sarana mempererat kebersamaan dan meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.
“Semoga semangat pengorbanan dan keikhlasan yang diajarkan Iduladha menjadi energi baru bagi kita semua untuk terus bekerja dengan penuh tanggungjawab, memberikan pelayanan terbaik, serta mendukung terwujudnya Aceh yang lebih sejahtera sebagaimana cita-cita Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur Aceh,” pungkasnya.
Melalui apel gabungan tersebut, Dinas Sosial Aceh menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menghadirkan berbagai program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat sebagai bagian dari dukungan terhadap visi dan misi Pembangunan Aceh di bawah kepemimpinan Mualem dan Dek Fadh.(Hadi)











