ParlementariaPemkab Aceh Besar

Ketua DPRK Aceh Besar Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila di Kota Jantho

24
×

Ketua DPRK Aceh Besar Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila di Kota Jantho

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRK Aceh Besar Abdul Muchti S.I.Kom bertindak selaku Inspektur Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Senin (1/6/2026). FOTO/ MAULANA

posaceh.com, Kota Jantho – Ketua DPRK Aceh Besar Abdul Muchti AMd SIKom bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, di halaman Kantor Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Senin (1/6/2026).

Pada kesempatan itu, Abdul Muchti membacakan sambutan tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi. Dalam amanat itu disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.”

Menurutnya, tema tersebut menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya menjadi perekat persatuan bangsa Indonesia, tetapi juga memiliki relevansi besar dalam mendorong terwujudnya perdamaian dunia yang berkelanjutan.

Parkibraka Aceh Besar menaikkan bendera merah putih pada upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Senin (1/6/2026).
FOTO/ MAULANA

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai berbagai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai bangsa yang mampu menyatukan keberagaman dalam satu ikatan kebangsaan,” ujar Abdul Muchti saat membacakan sambutan Kepala BPIP.

Ia mengatakan, Pancasila juga menjadi jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari perkembangan teknologi yang sangat cepat hingga dinamika geopolitik dunia yang terus berubah.

Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut menjaga ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial sebagaimana tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

“Pancasila menjadi fondasi kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif. Nilai musyawarah serta mufakat yang kita miliki merupakan instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani berbagai perbedaan dan menghentikan konflik,” katanya.

Wakil Bupati Aceh Besar Drs Syukri dan Forkopimda foto hadiri peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Senin (1/6/2026).
FOTO/ MAULANA

Lebih lanjut disampaikan, Indonesia terus menunjukkan peran nyata dalam menjaga perdamaian dunia melalui keterlibatan pasukan perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), partisipasi dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih mengalami penjajahan.

Pada bagian akhir amanat, Abdul Muchti mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan kita. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas, kuat dalam persatuan, dan menjadikan nilai-nilai kemanusiaan sebagai landasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh Besar Doddy Mulia ST MSi mengatakan, peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 merupakan momen untuk memperkuat pemahaman dan implementasi nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat.

Menurutnya, semangat persatuan yang terkandung dalam Pancasila harus terus dijaga sebagai fondasi dalam mendukung pembangunan daerah maupun menjaga keutuhan bangsa di tengah berbagai tantangan yang dihadapi saat ini.

Wakil Bupati Aceh Besar Drs Syukri dan Forkopimda foto bersama seusai mengikuti peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Senin (1/6/2026).
FOTO/ MAULANA

“Nilai-nilai Pancasila harus terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Semangat persatuan, toleransi, dan gotong royong yang terkandung di dalamnya merupakan fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga keutuhan bangsa di tengah berbagai tantangan yang terus berkembang,” sebutnya.

Upacara dengan pengibaran Bendera Merah Putih oleh Purna Paskibraka Aceh Besar tahun 2025 tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Aceh Besar Drs H Syukri, Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Besar Bahrul Jamil SSos MSi, Danlanud Sultan Iskandar Muda Kol Pnb Suryo Anggoro M.Tr (Han), Wakapolres Aceh Besar Kompol Hadidin SH MH, Ketua Mahkamah Syariah Aceh Besar Yusnardi SHI MH, unsur Forkopimda, para staf ahli bupati, asisten sekda, kepala OPD, ASN dan PPPK jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.(Why)