posaceh.com, Abu Dhabi – Sebuah kapal di lepas pantai Uni Emirat Arab (UEA), atau di dekat Selat Hormuz, dilaporkan telah dibajak oleh orang-orang tidak dikenal. Kapal tersebut kini terdeteksi berlayar menuju ke perairan Iran.
Insiden tersebut, seperti dilansir AFP, Kamis (14/5/2026), dilaporkan oleh badan maritim Inggris, Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO), pada Kamis (14/5/2026) waktu setempat.
Laporan UKMTO menyebut kapal tersebut “dibajak oleh personel yang tidak berwenang saat berlabuh” di perairan berjarak 70 kilometer sebelah timur laut Fujairah, UEA.
“Sekarang berlayar menuju ke perairan teritorial Iran,” sebut UKMTO dalam setempat.
Tidak disebutkan lebih lanjut oleh UKMTO soal nama dan asal negara serta jenis kapal yang dibajak tersebut.
Situasi di perairan Selat Hormuz dan sekitarnya, termasuk perairan Teluk, memanas sejak perang berkecamuk antara Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada akhir Februari lalu.
Beberapa kapal diserang saat berada di dalam atau di dekat jalur perairan strategis tersebut ketika Teheran dan Washington melanjutkan aksi blokade untuk memperebutkan kendali atas Selat Hormuz.
Iran memblokir aktivitas perlintasan melintasi Selat Hormuz — yang biasanya dilintasi seperlima pengiriman minyak dan gas dunia — selama perang berkecamuk. AS merespons dengan memberlakukan blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, meskipun gencatan senjata yang rapuh berlaku sejak 8 April lalu.
Pada Minggu (10/5/2026) waktu setempat, Korea Selatan (Korsel) melaporkan bahwa salah satu kapal kargonya dihantam drone misterius di Selat Hormuz.
Sementara Qatar melaporkan bahwa salah satu kapal kargo yang tiba di perairannya usai berlayar dari Abu Dhabi, UEA, dihantam sebuah drone.(Muh/*)











