Daerah

Satreskrim Polres Aceh Barat Geledah Dinas DP3AKB Aceh Barat, Ini Kasusnya

22
×

Satreskrim Polres Aceh Barat Geledah Dinas DP3AKB Aceh Barat, Ini Kasusnya

Sebarkan artikel ini
Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidter) Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Aceh Barat melakukan penggeledahan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Aceh Barat, Kamis 7 Mei 2026. FOTO/RRI

posaceh.com, Meulaboh – Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Aceh Barat melakukan penggeledahan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Aceh Barat, Kamis 7 Mei 2026.

Penggeledahan ini terkait dugaan tindak pidana korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2023 sebesar Rp1,6 miliar.

Operasi ini dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Aceh Barat AKP Deno Wahyudi, S.E,.M.S.I bersama Kanit Tipidkor. Tim mengumpulkan dan menyita berkas dari beberapa ruang penyimpanan data fisik melalui prosedur didampingi pegawai instansi tersebut.

Kapolres Aceh Barat AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K.M.I.K, melalui Kasat Reskrim Polres Aceh Barat AKP Deno Wahyudi, S.E,.M.S.I menyampaikan, penggeledahan ini dilakukan untuk kepentingan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2023 sebesar Rp1,6 miliar lebih.

“Hasil dari penyelidikan dan penyelidikan pihak Kepolisian Aceh Barat, estimasi kerugian melalui Inspektorat lebih RP500 juta rupiah,” ujar AKP Deno.

Dari pagu anggaran Rp1,6 miliar tersebut ditemukan kerugian sekitar Rp658.179.750 yang digunakan untuk tiga kegiatan program Daput Sehat Atasi Stunting (Dashat). Pertama fasilitator, belanja bahan memasak dan honor.

Dalam giat ini tim Tipidkor mengumpulkan berkas yang diduga sangkut paut dengan dugaan tindak pidana Korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2023 senilai Rp1,6 miliar untuk program Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat).

“Tadi ada ruang khusus yang digeladah, ruang perencanaan, dan ruang umum. Untuk di ruang Kabid kita melakukan penyitaan terhadap buku catatan-catatan agenda pribadi yang mantan kabid yang terdahulu, Kemudian juga kita ada melakukan penyitaan pada ruang keuangan,” tegasnya

Tim turun dengan membawa dua box mengumpulkan semua berkas semua data yang diperlukan untuk penyidikan lebih lanjut.(Muh/*)