ParlementariaPemko Banda Aceh

Anggota DPRK Banda Aceh Zulkasmi Desak Pemko Redesain Jalan Lingkar Ulee Lheue–Krueng Cut, Solusi Urai Macet

34
×

Anggota DPRK Banda Aceh Zulkasmi Desak Pemko Redesain Jalan Lingkar Ulee Lheue–Krueng Cut, Solusi Urai Macet

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRK Banda Aceh, Zulkasmi FOTO/ MARDG

posaceh.com,Banda Aceh — Anggota DPRK Banda Aceh, Zulkasmi, mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh segera meredesain jalan lingkar yang menghubungkan Ulee Lheue hingga Jembatan Krueng Cut. Proyek tersebut dinilai krusial untuk mengurai kemacetan sekaligus memperkuat konektivitas Banda Aceh dengan Aceh Besar.

Menurut Zulkasmi, rencana jalan lingkar itu bukan hal baru. Program tersebut pernah digagas pada era Wali Kota almarhum Mawardi Nurdin bersama Wakil Wali Kota saat itu, Eliza Saaduddin Djamal. Namun hingga kini, realisasinya belum berjalan optimal.

“Ini program strategis yang sudah pernah dirancang. Dengan kondisi lalu lintas yang semakin padat, sudah saatnya Pemko mendesain ulang dan melanjutkan pembangunan,” ujar Zulkasmi politisi Demokrat, di Banda Aceh, Kamis (30/4/2026).

Ia menegaskan, kehadiran jalan lingkar Ulee Lheue–Krueng Cut bukan hanya untuk mengurai kemacetan di pusat kota, tetapi juga membuka jalur alternatif yang menghubungkan Banda Aceh dengan wilayah Aceh Besar.
Selain itu, akses tersebut akan memperlancar konektivitas menuju ruas tol Kajhu–Sigli.
“Kalau ini terwujud, mobilitas masyarakat jauh lebih lancar. Dampaknya bukan hanya transportasi, tapi juga pertumbuhan ekonomi warga,” katanya.

Mantan Keuchik Gampong Jeulingke itu juga menekankan bahwa usulan tersebut merupakan aspirasi masyarakat yang menginginkan pemerataan pembangunan dan peningkatan aksesibilitas.

Ia mendorong Pemko Banda Aceh untuk mengadvokasi penganggaran, baik ke pemerintah pusat maupun provinsi, agar proyek tersebut dapat dijalankan secara berkelanjutan melalui skema multiyears.
“Kita berharap ini bisa menjadi program prioritas yang berkelanjutan. Aspirasi ini datang langsung dari masyarakat. Kita ingin ekonomi bergerak, distribusi lancar, dan aktivitas warga tidak lagi terhambat kemacetan,” pungkasnya.(Mar)