posaceh.com, Banda Aceh – Plt Ketua Umum PSAB Aceh Besar, Mariadi ST MM kembali menegaskan seluruh pemain yang telah dipanggil untuk mengikuti Liga 4 harus disiplin dalam latihan yang dilaksanakan hanya dua kali sepekan.
“Para pemain yang tidak pernah mengikuti latihan yang diperintahkan oleh manajemen, maka dapat dicoret dari daftar pemain Liga 4,” tegasnya di depan pemain seusai mengikuti laga uji coba melawan tuan rumah Seulimeum FC di Blang Krie Stadium, Gampong Seuneubok, Kecamatan Seulimeum, Aceh Besar, Sabtu (27/9/2025) sore.
Dia mengaku kecewa melihat kehadiran pemain dalam uji coba ini, walaupun sudah diinformasikan melalui grup pesan singkat WhatsApp (WA). Kondisi itu sebenarnya sudah terlihat pada latihan ketiga di Lapangan PS Lubuk, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Jumat (26/9/2025) sore.
Pria satu ini yang dikenal lugas dan tegas dalam menggawangi bonden Aceh Besar berharap kondisi ini tidak terlihat lagi dalam latihan berikutnya, walau Liga 4 Zona Aceh baru bergulir 15 Oktober 2025 mendatang.
“Pemain yang tidak pernah hadir dalam latihan, coret saja, karena masih banyak yang antre,” ujarnya. Sebagai sebuah klub besar di Aceh, PSAB tentunya tidak menginginkan hasil tidak maksimal dalam uji coba, atau sebuah turnamen yang banyak digelar saat ini di beberapa kabupaten/kota di Aceh.
“Untuk apa pemain bagus, kalau selalu mangkir dalam latihan,” tambahnya. Dia menjelaskan lebih baik memoles pemain yang memiliki talenta tinggi, tetapi belum mendapat pelatihan secara profesional.
“Jangan terlalu kendur juga dalam latihan,” katanya. Dia menegaskan pemain yang masih di bawah bendera PSAB tidak boleh mengutamakan hal lain, tetapi harus mengikuti latihan tanpa kecuali.
Dikatakan, bagi pemain yang tidak pernah hadir dalam latihan, maka siap-siap dicoret dari skuad PSAB Liga 4 . “Untuk apa, hanya membawa-bawa nama besar PSAB, tetapi tidak pernah terlihat dalam latihan,” tegasnya.
Puncak kekecewaan Plt Ketua Umum PSAB ini sudah terlihat pada sesi ketiga latihan pada Jumat (26/9/2025) sore, hanya 10 atau 11 pemain yang hadir, salah satunya termasuk kiper, dari jumlah 27 pemain.
Dia berharap, pada uji coba dengan Seulimeum FC, seluruh pemain dapat hadir, tetapi lagi-lagi, hanya 11 pemain yang hadir bersama dua kiper, lainnya tidak tampak batang hidungnya dengan alasan di luar kota atau mengikuti turnamen lokal.
Mariadi juga meminta pelatih untuk mendata kehadiran pemain dan bagi yang tidak pernah hadir atau banyak tidak hadir, maka dapat langsung dicoret dan diganti dengan pemain yang sudah menunggu dipanggil.
Disebutkan, dirinya tidak berharap, saat tim ini sudah baik dalam berbagai sisi, tiba-tiba seorang pemain yang tidak pernah hadir dalam latihan mengklaim juga sebagai pemain PSAB.(Muh)











