Internasional

Black Hawk AS Ditabrak Pesawat Penumpang, Tidak Ada Korban Selamat, 28 Mayat Ditemukan

608
×

Black Hawk AS Ditabrak Pesawat Penumpang, Tidak Ada Korban Selamat, 28 Mayat Ditemukan

Sebarkan artikel ini
Tim penyelamat melakukan operasi pencarian dan penyelamatan besar-besaran di Sungai Potomac, Washington DC, AS, Kamis (30/1/2025) jelang pagi. FOTO/AP

posaceh.com, Washington – Sebuah pesawat penumpang menabrak helikopter militer AS, Black Hawk jelang mendarat di Bandara Nasional Ronald Reagan dekat Washington, AS pada Rabu (29/1/2025) malam waktu setempat. Dikhawatirkan, tidak ada korban selamat dalam insiden paling mematikan dalam sejarah penerbangan AS.

Dilansir AP, Kamis (30/1/2025), jet dengan 60 penumpang dan empat awak bertabrakan dengan helikopter Angkatan Darat saat akan mendarat di bandara. Insiden tersebut memicu operasi pencarian dan penyelamatan besar-besaran di dekat Sungai Potomac.

Administrasi Penerbangan Federal mengatakan kecelakaan di udara terjadi sebelum jam 9 malam, ketika sebuah jet regional yang berangkat dari Wichita, Kansas, bertabrakan dengan helikopter militer dalam penerbangan pelatihan saat mendekati landasan pacu bandara.

Setidaknya 28 jenazah ditarik dari perairan es Sungai Potomac. Para pejabat mengatakan masih mencari korban lain, tetapi tidak yakin ada orang lain yang selamat, sehingga menjadikan kecelakaan ini sebagai kecelakaan udara paling mematikan di AS dalam hampir 24 tahun.

Dilaporkan, mayat pesawat ditemukan di tiga bagian perairan sungai dan puing-puing helikopter Black Hawk yang dipenuhi dengan berbagai senjata canggih, seperti rudal, senjata dan lainnya juga telah ditemukan.

Pejabat setempat menyatakan helikopter Black Hawk yang mencoba mendarat di bandara tersebut ditabrak oleh pesawat jenis Bombardier CRJ700. Pesawat jenis Bombardier CRJ700 terbang dari Bandara Wichita, Kansas, menuju Bandara Nasional Ronald Reagan, Washington DC.

“Pesawat jet domestik PSA Airlines jenis Bombardier CRJ700 tabrakan di udara dengan helikopter jenis Sikorsky H-60 yang mendekat landasan pacu 33 di Bandara Nasional Washington sekitar pukul 21.00 waktu setempat,” demikian pernyataan dari Badan Aviasi Federal (FAA) seperti dikutip dari CBS News.

Seorang warga bernama Abadi Ismail yang berada tak jauh dari lokasi kecelakaan mengaku sempat mendengar bunyi ledakan besar. “Saya mendengar dua ledakan besar, sesuatu yang tidak pernah saya dengar sebelumnya,” tutur Ismail kepada CNN.

Dia kemudian buru-buru melongok ke luar jendela rumahnya. Namun, Ismail hanya menyaksikan kepulan asap dari kejauhan. Departemen Pemadam Kebakaran dan Gawat Darurat Distrik Kolumbia menerangkan dalam unggahan di akun media sosial kecelakaan tersebut terjadi di atas Sungai Potomac, dekat bandara.

American Airlines telah mengeluarkan pernyataan terkait pesawat mereka yang mengalami kecelakaan dengan helikopter Black Hawk. Perusahaan maskapai penerbangan itu menyatakan telah menerima laporan pesawat American Eagle bernomor penerbangan 5342 yang dioperasikan PSA rute Wichita ke Bandara Nasional Washington terlibat kecelakaan.

Pihak Kepolisian Washington DC mengungkapkan tim gabungan mulai melakukan operasi pencarian dan penyelamatan terhadap para penumpang di Sungai Potomac. Aktivitas penerbangan dan pendaratan di Bandara Ronald Reagan, Washington DC, pun untuk sementara ditutup menyusul insiden kecelakaan tersebut.(Muh/*)