posaceh.com, Doha – Klub Raksasa Spanyol berhasil menunjukkan kelasnya sebagai pelanggan juara berbagai kompetisi, terbaru menjadi juara Piala Interkontinental 2024. Los Blancos berhasil menghancurkan klub Meksiko, Pachuca 3-0 di Stadion Lusail, Qatar, Kamis (19/12) dinihari WIB.
Madrid yang telah dinobatkan sebagai klub terbaik FIFA tak meremehkan wakil Meksiko itu, langsung turun dengan kekuatan penuh. Pelatih Carlo Anceloti menurunkan empat penyerang sekaligus, Rodrygo, Jude Bellingham, Vinicius Junior, dan Kylian Mbappe jadi andalan di lini serang.
Namun, Madrid yang turun dengan kekuatan terbaik tidak mudah mencetak gol, Pachuca yang memainkan gaya negara-negara Amerika Latin, seperti Argentina dan Brasil berhasil meredam serangan Mbappe dkk. Los Blancos mampu ditahan oleh Pachuca sampai dengan paruh pertama babak pertama.
‘
Dalam laga du Doha tersebut, Madrid berhasil mendominasi penguasaan bola, tetapi kesulitan menggedor pertahanan Pachuca. Butuh kerja keras dari skuad Madrid untuk bisa mengalahkan Pachucha. Gol-gol Los Blancos dicetak oleh Kylian Mbappe, Rodrygo, dan Vinicius Jr, seperti dilansir CNN.
Di babak pertama, Pachuca langsung memberikan ancaman pada Real Madrid dan laga baru memasuki menit ke-7, Luis Rodriguez melepas tembakan jarak jauh, namun bola masih bisa diamankan penjaga gawang Madrid, Courtois. Duel kemudian berjalan dengan alot dan sejumlah pelanggaran kerap terjadi.
Madrid sendiri kesulitan mengancam gawang lawan, bahkan pada menit ke-33, Pachucha mengancam dari tembakan kaki kanan Rondon tapi bola masih bisa diamankan oleh Courtois lagi. Gol akhirnya tercipta. Vinicius berakselerasi dan menusuk ke kotak penalti dari sisi kiri., kemudian mengirim umpan tarik kepada Kylian Mbappe yang berhasil menjadi gol pada menit ke-37, skor berubah menjadi 1-0.
Madrid terus mengancam Pachuca dari aksi Bellingham dan Valverde, namun masih belum bisa mengancam gawang Pachuca lagi. Sampai wasit meniupkan pluit tanda berakhirnya babak pertama, tak ada gol tambahan. Memasuki babak kedua duel, berjalan dengan cukup sengit, bahkan sejumlah pelanggaran terjadi.
Namun pada menit ke-53 Madrid bisa mencetak gol lagi, seusai Rodrygo sukses mengecoh dua bek lawan, kemudian melepas tembakan melengkung dari luar kotak penalti dan bola bersarang ke pojok kiri gawang Pachucha. Gol ini sempat dicek VAR karena ada kecurigaan, Bellingham menghalangi kiper, namun akhirnya gol ini tetap disahkan, skor jadi 2-0.
Menit ke-59 Pachuca akhirnya mengancam dari sepakan Bryan Gonzalez, namun bola masih bisa diselamatkan Courtois. Madrid kemudian mengganti strateginya dengan memasukkan Ceballos dan Diaz, dan kemudian Modric. Pada menit ke-84, El Real akhirnya bisa mencetak gol lagi, seperti dikutip dari Bolanet.com.
Lucaz Vazquez diganjal di kotak penalti oleh pemain lawan dan setelah dicek via VAR, wasit akhirnya memberikan hadiah penalti pada Madrid. Eksekusi dilakukan oleh Vinicius, bola sempat disentuh kiper tapi masih masuk ke gawang dan skor jadi 3-0.
Pada menit 90+1 Pachuca sempat mencetak gol dari sundulan Mena. Namun gol itu tak disahkan karena sang pemain sudah berada dalam posisi offside. Setelah itu tak ada gol tambahan yang tercipta. Real Madrid menang 3-0 atas Pachuca dan juara FIFA Intercontinental Cup.(Muh/*)











