NewsOlahraga

Bapopsi Aceh Dikukuhkan, Target 10 Besar Popnas

970
×

Bapopsi Aceh Dikukuhkan, Target 10 Besar Popnas

Sebarkan artikel ini
M Nasir Syamaun, SIP, MPA mengibaskan bendera pataka sesaat setelah dilantik sebagai Ketua Umum Bapopsi Aceh. Foto : Ist.

posaceh.com, Banda Aceh – Sebagai tuan rumah bersama Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) Aceh – Sumatera Utara pada 2025, Aceh akan mengejar peringkat 10 besar.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga ( Kadispora) Aceh, M. Nasir Syamaun, SIP, MPA mengingatkan, pada 2025 ada agenda Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas), yang mempertandingkan 21 cabang olahraga.

Katanya, Aceh dan Sumatera Utara dipercayakan sebagai tuan rumah multi event olahraga nasional tingkat pelajar tersebut.

“Kita sepakat untuk mengejar peringkat 10 besar, dalam rapat kerja kali ini, kita rumuskan secara bersama-sama strategi yang akan kita tempuh,” ujar M. Nasir pada sambutannya usai dilantik sebagai Ketua Umum Bapopsi Aceh.

Kepengurusan Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi) Aceh dan kabupaten/kota di Aceh masa bakti 2024-2028 resmi dilantik dan dikukuhkan Sekretaris Jenderal PP Bapopsi dr. Bayu Rahadian, Senin malam (2/12/2024) di Banda Aceh.

Bapopsi merupakan organisasi pembinaan olahraga anggota fungsional Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), yang memiliki tugas memajukan dan mengembangkan pembibitan serta pencapaian prestasi olahraga pelajar. Organisasi ini secara exfficio diketuai oleh kepala dinas terkait.

Para pengurus Bapopsi Aceh yang dilantik antara lain, Ketua Umum (Ketum) Kadispora Aceh M. Nasir Syamaun MPA, Wakil Ketum I Kadisdik Marthunis ST DEA, Wakil Ketum II Kabiro Keistimewaan Aceh DR. Drs Yusrizal, Sekum T. Banta Nuzullah.

Usai dilantik, Ketum Bopopsi Aceh kemudian melantik secara serentak para Ketum Bapopsi kabupaten/kota seluruh Aceh. Selain pelantikan, pada kesempatan itu juga dilangsungkan Rapat Kerja Bapopsi Aceh Tahun 2024.

“Di dalam rapat kerja ini, kita rumuskan bersama program kerja sebagai dasar melaksanakan kegiatan satu tahun ke depan,” kata M. Nasir.

Pada kesempatan itu, ia juga mengingatkan, para Kadispora kabupaten/kota seluruh Aceh dibebankan tugas untuk menjalankan roda organisasi Bapopsi.

Salah satu tugas utamanya adalah, melakukan pembinaan, pembibitan olahraga pelajar, mulai dari pelajar tingkat sekolah dasar, sekolah menengah, dan sekolah tingkat atas.

Sementara itu, Sekum PP Bapopsi mengatakan, pihaknya berharap kontribusi Bapopsi tidak hanya terpaku pada even, tapi juga pemassalan olahraga. “Bapopsi benar-benar ingin mengoptimalkan organisasi ini, karena pembinaan olahraga mulainya dari tingkat pelajar,” sebut dr. Bayu.

“Di dalam rapat kerja hendaknya dapat menghasilkan strategi, tidak hanya prestasi, tapi juga pemassalan olahraga dengan terobosan-terobosan baru,” tambah dr. Bayu.

Mewakili Pj Gubernur Aceh, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh Zulkifli mengatakan, kegiatan pelantikan Bapopsi Aceh bukan hanya sekedar seremoni semata, tapi juga langkah penting bagi pembangunan olahraga pelajar di Aceh.

Dengan dilantiknya pengurus Bapopsi Aceh dan kabupaten/ kota, diharapkan akan lahir semangat baru yang akan memperkuat pondasi pembinaan atlet pelajar,

“Aceh baru saja menjadi tuan rumah PON XXI 2024 bersama Sumatera Utara. Keberhasilan perhelatan besar ini membuktikan bahwa Aceh mampu menjadi pusat olahraga di tingkat nasional,” katanya.

Dalam beberapa bulan ke depan, Aceh juga akan kembali menjadi tuan rumah Popnas Tahun 2025. Pengalaman berharga dari penyelenggaraan PON XXI 2024 harus kita jadikan pelajaran untuk menyukseskan Popnas 2025, sekaligus mencetak prestasi gemilang dengan target menembus 10 besar nasional” kata Zulkifli.

Para Ketum Bapopsi kabupaten/kota yang dilantik yaitu, Reza Kamilin (Banda Aceh), Abdullah (Aceh Besar) Abdullah S.PD (Sabang), Edi Saputra (Pidie), Rusli (Pidie Jaya), Muhammad Al Muttaqin (Bireuen), M. Nasir (Aceh Utara) Ramli (Lhokseumawe) Aulia Syahputra (Langsa), Syahril (Aceh Timur), Muhammad Fajri (Aceh Taming).

Bakri Saputra (Aceh Tenggara) Muhsin (Subulussalam), Syuhelmi (Simeuleu), Muzni (Singkil), Ena Malikussaleh (Gayo Lues), Sofyan (Bener Meriah), Zulfan Diara (Aceh Tengah) Erwiandi (Aceh Selatan), Safrizal (Aceh Barat Daya), Fariky (Nagan Raya), Kartini (Aceh Barat) dań Fahmi (Aceh Jaya). (*).