News

Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Sopir Truk Kontainer Jadi Tersangka

1541
×

Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Sopir Truk Kontainer Jadi Tersangka

Sebarkan artikel ini
Satu unit mobil yang hancur dievakuasi dari lokasi kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 92, Purwakarta, Jawa Barat, Senin (11/11/2024) sore. FOTO/DOK. PJR CIPULARANG

posaceh.com, Jakarta – Sopir truk kontainer pengangkut karton telah ditetapkan sebagai tersangka dalam insiden maut kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 92, Purwakarta, Jawa Barat, Senin (11/11/2024). Tersangka berinisial R yang diduga menjadi penyebab kecelakaan beruntun tersebutt telah diamankan.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Jules Abraham Abast mengatakan sopir truk mengalami luka-luka dan masih dirawat di rumah sakit. “Sopir saat ini sudah diamankan dan mengalami luka dirawat di RS dan dalam pengawasan Polres Purwakarta,” ujarnya.

Dia mengatakan polisi telah menerjunkan tim Traffic Accident Analysist (TAA) untuk mengusut penyebab kecelakaan beruntun. “Kalau penyebab kecelakaan tentu kan kita masih harus melakukan penyelidikan ya. Olah TKP tentu harus kita lakukan dengan menggunakan TAA,” ucap Jules.

Jules menuturkan pihaknya juga akan mengumpulkan rekaman CCTV dan rekaman dashcam dari mobil-mobil di lokasi kejadian untuk dijadikan alat bukti saat proses penyelidikan, seperti dirilis CNN, Selasa (12/11/2024).

Dari hasil penyelidikan sementara, kata Jules, saat insiden nahas itu terjadi jalan dalam kondisi licin akibat hujan. Selain itu, lanjut dia, juga ada informasi, ada perbaikan jalan di sekitar lokasi kejadian.

“Kalau jalan menurun yang sampai ke bawah bisa jadi. Tapi kan penyebab kecelakaan ini apakah juga hanya karena jalan menurun atau tidak, kita juga tidak bisa mengidentifikasi sampai ke situ. Jadi itu tadi saya bilang, faktor jalan, apakah jalan licin, jalan menurun, itu harus kita lakukan olah TKP,” tuturnya.

Jules menyebut kecelakaan beruntun itu disebabkan truk mengalami rem blong. Disampaikannya, saat insiden terjadi truk diduga membawa muatan cukup berat. Kemudian, saat rem blong, truk langsung menabrak kendaraan yang ada di depannya.

“Diduga diakibatkan karena truk rem blong,” kata Jules. Namun, kata Jules, terkait penyebab pasti kecelakaan beruntun itu masih dilakukan pendalaman lebih lanjut.

Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Aan Suhanan mengungkapkan perseneling truk berada di posisi gigi 4. Padahal, jalanan di lokasi kecelakaan merupakan turunan.

“Di situ turunan kurang lebih 5 kilometer sampai TKP, kemudian didapatkan fakta untuk posisi persneling ada di gigi 4, artinya ini gigi tinggi, sementara di situ turunan,” kata Aan. Dikatakan, saat ini penyelidikan untuk mengungkap penyebab insiden nahas itu masih terus dilakukan.

Aan menyebut pihaknya juga akan mendalami apakah ada jejak pengereman dari truk di lokasi kecelakaan tersebut. “Jadi penyebabnya kita masih selidiki, bisa faktor manusia, bisa faktor kendaraan itu sendiri, bisa faktor jalan maupun cuaca ini semua akan kita selidiki,” ucapnya.(Muh/*)