posaceh.com, Washigton – Satu kelompok perempuan yang bernama “4B” melancarkan gerakan anti-seks di media sosial, seusai Donald Trump memenangkan pemilihan presiden (pilpres) AS 2024
Media sosial TikTok pada Rabu (6/11/2024) dibanjiri konten gerakan 4B oleh para perempuan Amerika yang kecewa dengan hasil pemilihan umum (pemilu) pada Selasa (5/11/2024) lalu.
Mereka menyatakan akan berpartisipasi dalam gerakan 4B, sebuah tren yang diinisiasi oleh feminis Korea Selatan. Dimana, berisi seruan kepada perempuan untuk menahan diri dari berkencan, berhubungan seks, memiliki anak, dan menikah.
Dilansir dari NBC News, Jumat (8/11/2024) para perempuan Amerika Serikat banyak yang menilai kemenangan Trump mengindikasi hak reproduksi perempuan akan dihadapkan oleh ancaman.
Trump selama ini tak memfokuskan masalah hak aborsi dalam kampanyenya, dan sebaliknya lebih memilih untuk memperbaiki ekonomi negara.
Dia tak seperti kandidat presiden dari Partai Demokrat, Kamala Harris, yang konsisten mendukung hak reproduksi bagi perempuan.
Gerakan 4B merupakan tren yang dimulai di Korea Selatan pada 2018 yang menjadi cara bagi beberapa perempuan untuk memprotes misogini, diskriminasi gender, dan kekerasan terhadap perempuan.
Gerakan ini didorong oleh kekecewaan perempuan terhadap pemerintah, negara, dan laki-laki atas sikap dan kebijakan yang terlalu berpusat pada laki-laki.
Sejumlah perempuan menikah pun mulai tak memberi penghargaan kepada pria dengan tidak berpartisipasi dalam hubungan seksual.(Muh/*)











