InternasionalOlahraga

Rakyat Indonesia Sangat Berharap Timnas Masuk Piala Dunia 2026

1160
×

Rakyat Indonesia Sangat Berharap Timnas Masuk Piala Dunia 2026

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberi arahan kepada para pemain Timnas Indonesia jelang pertandingan babak kualifikasi Grup C Piala Dunia 2026. FOTO/PSSI

posaceh.com, Banda Aceh – Rakyat Indonesia memiliki harapan tinggi kepada Timnas Indonesia untuk bisa lolos ke Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.

Saat ini, Timnas Indonesia masih berada di posisi lima dari enam tim Grup C, tetapi selisih poin tidak jauh berbeda, hanya terpaut dua poin dari posisi tiga dan dua. Dua laga penting kandang akan menjadi sangat krusial untuk terus melaju dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup C.

Dua laga krusial tersebut akan digelar di stadion kebanggaan rakyat Indonesia, Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Petama, Timnas akan menghadapi tim kuat langganan Piala Dunia, Jepang pada 15 November 2024.

Kedua, juga menghadapi tim langganan Piala Dunia, Arab Saudi yang sempat mengalahkan Argentina saat Piala Dunia Qatar 2022 lalu.

Timnas Indonesia sempat unggul 1-0 saat Arab Saudi menjadi tuan rumah, tetapi jelang pertandingan berakhir, berhasil disamakan sehingga skor akhir menjadi 1-1. Dari dua laga ini, peluang mendapatkan poin terbuka lebar, khususnya dengan Arab Saudi, bisa mendapatkan poin penuh 3.

Tetapi, berhadapan dengan Jepang, minimal dapat menahan imbang sudah cukup baik, seperti dikatakan coach Justin di sebuah stasion TV pada Senin (5/1/2024)

Sedangkan Timnas memiliki selisih dua poin dengan peringkat dua hingga empat, yakni Australia, Arab Saudi, dan Bahrain,

Walaupun demikian, sikap optimistis masih terus gemakan oleh pecinta sepakbola nasional di bawah kepemimpinan Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI.

Harapan tinggi kepada pelatih Shin Tae-yong terus disandangkan, agar mampu membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.

Hal itu terungkap pada jejak pendapat yang dilakukan Litbang Kompas terhadap keyakinan pubik akan kemampuan Timnas sepakbola Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.

Dalam polling melalui telepon yang dilakukan dari 21 sampai 23 Oktober 2024 dan dilakukan setelah Indonesia merampungkan dua laga Grup C melawan Bahrain dan China itu melibatkan 540 responden di 38 provinsi, seperti dikutip dari situs PSSI, Rabu (6/11/2024).

Menggunakan metode tersebut, pada tingkat kepercayaan 95 persen, margin of error penelitian sekitar 4,21 persen dalam kondisi penarikan sampel secara sederhana.

Dari 540 responden yang didata, sebanyak 24,6% menyatakan selalu mengikuti berita atau informasi perjalanan Timnas di kualifikasi Piala Dunia 2026. Sedangkan 37,3% kadang-kadang mengikuti, lalu 17,4% hanya menonton melalui siaran langsung, sementara sebanyak 20,7% tidak mengikuti.

Dalam menjawab pertanyaan terkait pencapaian yang akan ditorehkan Timnas hingga melakoni laga keempat, sebanyak 45,6 % responden berpendapat Timnas akan berada di posisi 3 atau 4 di putaran ketiga ini sehingga akan melaju ke putaran keempat.

Meski demikian, sebanyak 32,3% sangat optimistis Indonesia akan langsung lolos melalui putaran ketiga ini dengan menempati peringkat 1 atau 2. Pendapat yang menilai Indonesia gagal lolos karena akan menempati peringkat 5 atau 6, hanya 4,1%, sementara yang tidak tahu atau tidak mengikuti putaran Piala Dunia ini sebanyak 18,1%.

Sikap optimistis responden akan melajunya Timnas ke putaran keempat atau bahkan lolos ke Piala Dunia tersebut didasari pada kepuasan akan kepemimpinan Erick Thohir di PSSI yang dinilai mampu meningkatkan prestasi Timnas Indonesia.

Sebanyak 83,0% responden menyatakan kepuasan yang sangat tinggi. Sementara hanya 11,4 % menyatakan tidak puas dan 5,7% mengungkapkan ketidaktahuannya.

Kepuasan terhadap Erick Thohir ini didasari atas dua faktor, yakni penunjukan pelatih STY dan kebijakan naturalisasi pemain berkualitas untuk timnas. Bahkan dalam jejak pendapat tersebut, sebagian besar responden meminta tambahan pemain naturalisasi.

Faktor penunjukan STY sebagai juru latih yang diyakini membawa Timnas ke Piala Dunia mendapat penilaian responden sebesar 87,9 %. Hanya 9,4 % yang tidak yakin, sementara yang tidak tahu, 2,7%.

Sedangkan mengenai penambahan pemain naturalisasi ada 48,3 % responden menyatakan perlu diperbanyak, sementara yang mengungkapkan tidak perlu 44,0% responden dan tidak tahu 7,7 %.

Dalam penambahan pemain naturalisasi, posisi pemain penyerang banyak disebut responden. Sebanyak 47,9 % menyatakan posisi penyerang atau striker sangat dibutuhkan Timnas saat ini.

Lalu 11 % pemain gelandang, 10,2 % pemain sayap (winger), penjaga gawang, 9,9 &, bek tengah (centre back), 7,4 % dan bek sayap (fullback/wingback), 2,0 %. Sebanyak 11,6 % menyatakan tidak tahu.(Muh/*)