News

Pemkot Banda Aceh Berikan Bantuan Alat Kepada 100 Pelaku Usaha Mikro

1645
×

Pemkot Banda Aceh Berikan Bantuan Alat Kepada 100 Pelaku Usaha Mikro

Sebarkan artikel ini
FOTO/ANTARA Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman bersama 18 pelaku usaha mikro yang menerima bantuan peralatan kerja di pendopo wali kota Banda Aceh, Kamis (1/10/2020).

POSACEH.COM, BANDA ACEH – Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh melalui Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Diskopukmdag) setempat memberikan bantuan peralatan usaha kepada sebanyak 100 pelaku usaha mikro agar dapat melanjutkan usahanya pada masa pandemi COVID-19.

“Penerima bantuan ini merupakan pelaku usaha yang belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah, dan semua penerima sudah dilakukan pengecekan secara langsung ke lapak usaha mereka,” ujar Kepala Diskopukmdag Kota Banda Aceh M Nurdin di Banda Aceh, Senin (5/10).

Menurut dia, dari sebanyak 135 pendaftar, terpilih 100 pelaku usaha mikro yang telah memenuhi syarat untuk menerima bantuan Pemkot Banda Aceh.

Proses seleksi ke-100 unit usaha mikro tersebut dilakukan pihaknya sejak 10 September 2020, dan bantuan secara simbolis diserahkan oleh Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman kepada 18 pelaku usaha di Banda Aceh, Kamis (1/10).

“Ada 35 pelaku usaha mikro yang gugur karena beberapa alasan, di antaranya sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah dan pelaku usaha yang tidak memiliki tanggungan atau belum berkeluarga,” kata Nurdin.

Pihaknya merinci ada enam jenis bantuan usaha yang diserahkan, yakni 40 set peralatan pembuatan kue, 20 set peralatan katering, 10 set peralatan bengkel, 10 set peralatan warung kopi,10 set peralatan tukang perabot, dan 10 set peralatan tukang bangunan.

“Semuanya ada 100 set bantuan peralatan usaha, tapi penyerahannya secara simbolis. Setiap jenis peralatan, hanya tiga orang saja yang mewakili. Sisanya akan diundang ke kantor untuk mengambil bantuan itu,” katanya.

Ia mengatakan, sebanyak 100 set bantuan ini merupakan wujud kepedulian, dan perhatian pemerintah kota setempat terutama bagi pelaku usaha mikro yang terdampak COVID-19 di ibu kota Provinsi Aceh.

“Bantuan peralatan usaha atau kerja tersebut bersumber dari anggaran bantuan yang bersifat khusus dari Pemerintah Provinsi Aceh bagi penanganan dampak COVID-19 di Kota Banda Aceh Tahun Anggaran 2020,” tutur Nurdin.

Muzakkir (38), pelaku usaha pembuatan perabot mengatakan, bantuan yang diberikan oleh pemerintah tersebut dapat mempermudah usahanya selama masa pandemi COVID-19.

“Terima kasih kepada pemerintah kota, semoga bantuan ini bisa mempermudah kegiatan saya selama COVID-19. Alat-alat ini kalau saya beli dengan kondisi sekarang tidak ada dana. Jadi, bantuan alat ini bisa membantu kelanjutan usaha saya,” katanya. (Ant)