Internasional

Korban Kebiadaban Israel di Palestina 42.010 Orang Meninggal dan 97.720 Terluka

1119
×

Korban Kebiadaban Israel di Palestina 42.010 Orang Meninggal dan 97.720 Terluka

Sebarkan artikel ini
Kerabat dari korban tewas serangan Israel berduka atas orang yang mereka cintai setelah para korban dibawa dari kamar mayat Rumah Sakit Al-Aqsa, Jalur Gaza untuk dimakamkan, Rabu (9/10/2024). Foto/DPA

posaceh.com, Ramallah – Korban kebiadaban Israel terhadap warga Palestina di Jalur Gaza terus meningkat sejak perang meletus 7 Oktober 2023 lalu.

Jumlah warga Palestina yang tewas sejak awal perang telah meningkat menjadi 42.010 orang, menurut angka yang dirilis Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas di Gaza pada Rabu (9/10/2024). Ditambahkan, sebanyak 97.720 warga Palestina lainnya terluka.

Angka-angka tersebut tidak membedakan antara warga sipil dan pejuang dan tidak dapat diverifikasi secara independen. Namun organisasi internasional seperti PBB menganggap angka-angka tersebut dapat dipercaya.

Laporan Palestina menyebutkan banyak orang tewas dan terluka dalam operasi militer Israel baru-baru ini di utara Jalur Gaza, seperti dirilis DPA.

Serangan tersebut dilaporkan diarahkan ke distrik Shejaiya di Kota Gaza dan pemukiman pengungsi di Jabalia dan Nuseirat.

Petugas penyelamat Palestina menggambarkan serangan tersebut sangat intens dengan mengatakan dalam banyak kasus mereka tidak dapat menjangkau korban luka akibat pertempuran sengit.

Dokter rumah sakit mengatakan sembilan anggota dari satu keluarga tewas dalam satu serangan udara Israel terhadap sebuah bangunan tempat tinggal.

Informasi tersebut tidak dapat dikonfirmasi secara independen dan militer Israel belum mengomentari insiden tersebut.

Perang Gaza dipicu oleh serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya di Israel selatan oleh kelompok Islam Hamas dan sekutunya pada 7 Oktober 2023.

Anggota milisi dan pria bersenjata lainnya membunuh lebih dari 1.200 warga Israel dan menculik sekitar 250 orang lainnya di Jalur Gaza.

Sejak itu, Israel melancarkan perang dalam upaya menghancurkan Hamas baik secara formasi militer maupun organisasi politik.(Muh/*)