Olahraga

170 Atlet dari 20 Kabupaten/Kota Siap Berlomba di Kejurda Panahan Aceh

1795

posaceh.com Banda Aceh – Sebanyak 170 atlet putra dan putri dari 20 kabupaten/kota dipastikan berlomba pada Kejuaraan Daerah  (Kejurda) panahan yang akan digelar Pengprov Perpani Aceh di Stadion Mini Prof Dr Muhammad Ali Basyah Amin, Unsyiah, Darussalam, Banda Aceh, 19 – 22 November 2020.

Ketua Umum Pengurus Provinsi Perkumpulan Panahan Indonesia (Pengprov Perpani) Aceh, Dr Nyak Amir, M.Pd kepada posaceh.com di Banda Aceh, Rabu (18/11/2020) menyebutkan, hasil rekapitulasi terakhir hari ini (Rabu) jumlah peserta yang mendaftar ikut Kejurda sebanyak 170 atlet putra-putri utusan dari 20 pengurus kabupaten/kota (Pengkab/Pengkot) Perpani di Aceh.

Disebutkan, hanya tiga kabupaten yang tidak mengirimkan pemanahnya mengikuti kejuaraan tersebut yaitu Aceh Tenggara, Nagan Raya dan Gayo Lues.

Nyak Amir mengatakan, Kejurda yang direncanakan dibuka Ketua Umum KONI Aceh, Muzakir Manaf, Jumat (20/11/2020), akan memperlombakan empat divisi, kategori perorangan dan beregu putra-putri memperebutkan 117 medali.

Ia menjelaskan, berbagai persiapan sudah dilakukan dan sehari sebelum  digelarnya kejuaraan daerah, Perpani Aceh juga akan melaksanakan rapat kerja (Raker) di ruang teleconference lantai II FKIP Unsyiah, Kamis (19/11/2020).

“Kita siap melaksanakan rapat kerja dan kejuaraan daerah”, ujar Nyak Amir yang juga Sekretaris Jenderal PB Perpani ini.

Katanya, kejuaraan daerah ini melombakan Divisi Nasional (standar bow), Divisi FITA Recurve, Divisi FITA Compound dan Divisi Barebow.

Nyak Amir menjelaskan, divisi nasional, recurve, compound memperlombakan nomor beregu dan perorangan putra-putri. Sedangkan Divisi Barebow kategori perorangan putra-putri. Semuanya memperebutkan 39 medali emas, 39 perak dan 39 medali perunggu.

Sesuai Technical Handbook Kejurda, untuk divisi nasional (standar bow) melombakan jarak 50 meter, 40 meter, 30 meter, aduan perorangan, aduan beregu (jika ada tiga regu) putra-putri, memperebutkan masing-masing dua medali emas, dua perak, dua perunggu. Aduan mix team (jika ada tiga regu) putra-putri menyediakan satu medali emas, perak dan perunggu.

Divisi Fita Recurve, memperlombakan sesi 1, sesi 2, total sesi 1 – 2, aduan perorangan, aduan beregu (jika ada tiga regu) putra-putri, masing-masing memperebutkan dua medali emas, perak, perunggu. Aduan Mix Team (jika tiga ada regu) putra-putri, memperebutkan satu medali emas, medali perak dan perunggu.

Divisi Fita Compound, melombakan sesi 1, sesi 2, total sesi 1 – 2, aduan perorangan, aduan beregu (jika ada tiga regu) putra-putri, masing-masing memperebutkan dua medali emas, perak, perunggu. Aduan Mix Team (jika tiga regu) putra-putri, memperebutkan satu medali emas, medali perak dan perunggu.

Divisi Barebow melombakan sesi 1, sesi 2, aduan perorangan putra-putri menyediakan masing-masing dua medali emas, dua perak dan dua medali perunggu.

Atlet Pelatda PON Ambil Bagian

Nyak Amir menyebutkan, delapan atlet Aceh yang saat ini sedang mengikuti pemusatan latihan daerah (Pelatda) yang dilaksanakan KONI Aceh menghadapi PON XX/2021 Papua, juga akan ambil bagian mewakli daerahnya masing-masing.

“Bagi atlet Pelatda PON, Kejurda ini sebagai ajang ujicoba dan menjadi momentum mengukur progres dari pemusatan latihan daerah yang durasinya sudah hampir setahun mereka jalani,” ujar doktor olahraga alumni Universitas Negeri Surabaya 2004 ini.

Program Kerja Tahunan

Nyak Amir mengatakan, gelaran kejuaraan daerah ini merupakan program kerja setiap tahun untuk menyeleksi dan mengevaluasi hasil pembinaan yang dilakukan Pengkab/Pengkot Perpani di Aceh.

“Kombinasi atlet hasil kejuaraan ini menjadi data base bagi Pengprov Perpani Aceh untuk proses mengikuti event-event nasional di masa mendatang,” katanya.

Sebutnya, seiring Kejurda ini juga akan dilaksanakan rapat kerja tahunan,19 November 2020 dan sebelum perlombaan dimulai, lebih dulu dilakukan penyegaran wasit. (Sudirman Mansyur).

Exit mobile version