Nasional

1.000 Warga Perbatasan Ikut Masak Besar Kuali Merah Putih di PLBN Aruk

19
FOTO/dok. BNPP

posaceh.com, Jakarta – Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk menjadi pusat kegiatan Masak Besar Kuali Merah Putih yang digagas oleh Youtuber Bobon Santoso bersama Tim Kuali Merah Putih, berkolaborasi dengan Satgas Pamtas Yon Arhanud 1/PBC/1 Kostrad.

Kegiatan masak besar yang dipusatkan di kawasan PLBN Aruk tersebut menjadi ruang temu lintas elemen masyarakat, mulai dari TNI-Polri, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Sambas, petugas PLBN Aruk, perwakilan Kesultanan Sambas, pelajar se-Kecamatan Sajingan Besar, hingga tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat.

Kepala PLBN Aruk, Viktorius Dunand mengapresiasi kolaborasi yang terbangun antara Bobon Santoso, Tim Kuali Merah Putih, dan Satgas Pamtas. Ia menilai kegiatan tersebut membawa dampak positif bagi masyarakat perbatasan, baik dari sisi sosial maupun penguatan rasa cinta Tanah Air.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap kerja sama lintas pihak terus terjalin dan mampu memperkuat semangat persatuan serta integritas masyarakat di beranda terdepan negara,” ujar Viktorius dalam keterangannya, Selasa (9/6/2026).

Selain memasak dalam skala besar, rangkaian kegiatan sosial turut mewarnai acara, antara lain pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, dan sunatan massal bagi anak-anak yang digelat pada Minggu (7/6).

Kegiatan ini disambut antusiasme masyarakat karena memberikan manfaat langsung, sekaligus memperkuat kepedulian sosial di wilayah perbatasan.

Bobon Santoso menyampaikan kebahagiaannya dapat hadir langsung di tengah masyarakat Sajingan Besar. Menurutnya, Masak Besar Kuali Merah Putih tidak sekadar kegiatan kuliner, melainkan sarana berbagi dan menanamkan nilai kebangsaan.

“Hadirnya Masak Besar Kuali Merah Putih di sini diharapkan dapat memberikan dampak dan manfaat bagi seluruh masyarakat. Saya sangat senang bisa berada langsung di kawasan perbatasan dan berbagi kebahagiaan bersama warga,” ungkap Bobon.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan seni dan atraksi budaya Dayak dari Kelompok Adat Tariu Borneo Bangkule Rajank (TBBR), yang menegaskan kekayaan budaya lokal sebagai bagian dari identitas nasional.

Sebagai wujud kepedulian lingkungan, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman bibit pohon matoa di area Pasar Wisata PLBN Aruk, yang dilakukan secara simbolis oleh unsur Forkopimda, TNI, Bobon Santoso, dan Kepala PLBN Aruk.

Puncak kegiatan ditandai dengan pembagian hasil Masak Besar Kuali Merah Putih kepada sekitar 1.000 masyarakat perbatasan yang hadir.

Antusiasme warga menunjukkan bahwa PLBN Aruk tidak hanya berfungsi sebagai gerbang negara, tetapi juga sebagai ruang kebersamaan yang menghadirkan manfaat nyata.

Melalui kegiatan ini, PLBN Aruk yang dikelola Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI kembali menegaskan perannya sebagai beranda terdepan NKRI yang hidup, hangat, dan penuh semangat gotong royong.(Muh/*)

Exit mobile version