Tiga Akun Twitter Penghina Ning Imaz Digembok dan Lenyap

  • Bagikan

posaceh.com, JAKARTA – Selain eks ketua umum Kornas Ganjarist Eko Kuntadhi, sebenarnya terdapat tiga akun Twitter lain yang menghina tausiyah Ustadzah Imaz Fatimatuz Zahra alias Ning Imas di lini masa. Ketiga akun tersebut menghina dengan kata kasar dan melecehkan.

Suami Ning Imaz, Gus Rifqil Muslim Suyuthi pun sudah mengajak mereka semua untuk bertemu. Namun, hanya Eko Kuntadhi saja yang akhirnya meminta maaf hingga datang ke Ponpes Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis (16/9/2022) menjelang petang hingga malam WIB.

“Jadi kapan bisa kopdar dengan saya? @justinkanya @Joko_Purwoko @jagalkadrun1312 @_ekokuntadhi,” kata Gus Rifqil melalui akun Twitter @rifqilmoeslim dikutip di Jakarta, Jumat (16/9/2022).

Pantauan Republika, dua akun yang menghina Ning Imaz kini sudah dikunci atau digembok dan tidak bisa diakses. Adapun satu akun milik @Joko_Purwoko lenyap untuk menghilangkan jejak. Akun @justinkanya yang berkomentar “Cocok jadi budak seks ISIS” juga sudah menggembok akun dan mengganti profil fotonya.

Sementara itu, Gus Rifqil Muslim mengaku, mendapat bully-an di media sosial lantaran dianggap diam saja ketika istrinya mendapat hinaan dari pegiat media sosial Eko Kuntadhi melalui cuitannya di Twitter. Gus Rifqil bahkan mengaku sempat dibanding-bandingkan dengan Sambo dan Will Smith yang menampar Chris Rock setelah istrinya dihina yang bersangkutan

“Ada beberapa bulian di media sosial yang mengatakan laki-laki macam apa. Bahkan membandingkan dengan Sambo dan Will Smith yang menampar Chris Rock. Saya pikir semua laki-laki di dunia ini ketika istrinya dihina, apalagi dalam kondisi hamil pasti emosi. Tetapi bagaimana kita mengelola emosi kita, tetap menggunakan akal pikiran sehat,” kata Gus Rifqil usai bertemu Eko Kuntadhi di Ponpes Lirboyo, Kota Kediri, Kamis.

Asal mula kasus itu terjadi ketika video tausiyah Ning Imaz sedang membahas Surat Ali Imran ayat 14 merujuk tafsir Ibnu Kasit. Ning Imaz menyinggung tentang kehidupan laki-laki dan perempuan di surga yang berbeda. Dia menjelaskan, sebetulnya orientasi kenikmatan tertinggi bagi laki-laki pemeluk agama Islam adalah perempuan.

“Makanya hadiahnya di surga nanti adalah bidadari, tapi kalau perempuan tidak. Perempuan di surga nanti, kenikmatan tertingginya bukan laki-laki. Makanya tidak ada bidadara, tidak ada. Perhiasan, perempuan itu menyukai perhiasan,” kata Ning Imaz dalam video yang dilabeli ‘tolol tingkat kadal’ oleh Eko Kuntadhi.

Ning Imaz menerangkan, kaum perempuan dalam ajaran Islam menyukai hal-hal yang indah. Pasalnya, kaum perempuan sendiri adalah perhiasan dan pasti menyukai perhiasan. Karena itu, balasan yang didapat di surga berbeda dengan laki-laki.

“Di surga nanti, perempuan diiming-imingi diberikan perhiasan yang luar biasa dan tidak bisa di-tashawur-kan keindahannya di dunia ini. Hanya bisa diketahui nanti di surga. Karena hal tersebut memang sudah ciptaannya demikian. Laki-laki orientasi tertinggi adalah perempuan. Hanya karena perempuan, laki-laki bisa menghalalkan cara. Betul atau tidak?” kata Ning Imaz.(Republika.co.id)

  • Bagikan