Reuni Akbar 100 Tahun SMP 1 Banda Aceh, Bakri Siddiq: “Spektakuler”  

  • Bagikan
Penjabat Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq memberikan sambutan saat menghadiri reuni alumni akbar yang dirangkai dengan peringatan 100 tahun berdirinya SMP Negeri 1 Banda Aceh, di halaman sekolah setempat, Sabtu (10/9/2022). FOTO PROKOPIM PEMKO BANDA ACEH

posaceh.com, Banda Aceh – Penjabat Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq didaulat menjadi tamu kehormatan pada reuni alumni akbar yang dirangkai dengan peringatan 100 tahun berdirinya SMP Negeri 1 Banda Aceh, di halaman sekolah setempat, Sabtu (10/9/2022).

 

Acara temu kangen berlangsung meriah dengan kehadiran ribuan alumni, mantan guru, plus warga sekolah. “Bisa jadi, ini reuni akbar yang paling spektakuler yang pernah saya hadiri,” ujar Bakri Siddiq dalam sambutan singkatnya.

 

Ia pun menitip pesan kepada alumni yang terdiri dari berbagai kalangan dan tersebar di seluruh Indonesia, bahkan luar negeri tersebut agar turut aktif dalam mempromosikan Banda Aceh. “Kota kita adalah beranda, etalase, dan cerminan Aceh secara keseluruhan.”

 

Adapun perekonomiannya disokong oleh sektor jasa, perdagangan, dan pariwisata. “Saya harapkan kita semua untuk mempromosikan Banda Aceh ke tingkat nasional hingga internasional. Terutama wisata religi dan destinasi favorit lainnya,” ucap Bakri.

 

Terkait dengan keberadaan SMPN 1 Banda Aceh yang tempo dulu merupakan sekolah MULO Hindia Belanda, ia menilai telah sukses melakukan proses transfer knowledge. Hal itu, dibuktikan dengan banyaknya alumnus yang kini menjadi “orang besar”.

 

“Pesan saya kepada para siswa dan juga alumni, mari senantiasa takzim kepada guru-guru yang telah mendidik dan mengajarkan kita hingga bisa menjadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa. Semoga SMP 1 Banda Aceh terus maju, maju, dan maju,” ujarnya.

 

Sebelumnya di tempat yang sama, ketua panitia Heri mengatakan tak kurang dari 1.700 alumni yang mendaftar pada perhelatan akbar tersebut. “Ditambah siswa dan guru, ada 3.000 ribuan peserta hari ini yang terdiri dari 58 leting, dan paling senior ada angkatan tahun 1958,” ujarnya.

 

Sebagai tindak lanjut reuni akbar, pihaknya juga bersepakat untuk membangun kembali musala sekolah yang hancur akibat gempa bumi dan tsunami 2004 silam. Adapun musala yang ada saat ini masih terbilang kecil bagi 1.000-an warga sekolah. “Semoga ini menjadi amal jariyah kita semua,” katanya.

 

Termasuk dalam rangkaian acara, bersama perwakilan alumni, pj wali kota turut menyerahkan bingkisan kepada dewan guru yang telah memasuki masa pensiun dan sejumlah anak yatim. Acara potong tumpeng dan pelepasan balon ke udara juga semakin menambah semarak suasana.

 

Terlihat hadir sejumlah tokoh alumni SMPN 1 Banda Aceh dan berbaur dengan ribuan lulusan lainnya, mantan Menteri PAN-RB dan Pj Gubernur Aceh Azwar Abubakar, Inspektorat Kodam (Irdam) Iskandar Muda Brigjend TNI Niko Fahrizal, dan anggota DPR Aceh Dalimi.(Tamam/Rel)

 

  • Bagikan